Kesehatan
Awas! Jangan Sembarangan Mengonsumi Makanan Kaleng Jika tak Ingin Hal Ini Terjadi
Mengonsumsi makanan kaleng bisa menyebabkan keracunan. Sebab, dalam makanan kaleng terdapat bakteri Clostridium botulinum
TRIBUN-MEDAN.COM,- Perkembangan zaman membawa kita pada hal baru, termasuk cara mengemas makanan.
Saat ini, banyak kita temukan beragam makanan kaleng di mal ataupun di supermarket.
Bentuk dan isinya pun beragam.
Tapi kebanyakan, makanan kaleng ini bisa berupa ikan, daging, atau juga buah.
Hanya saja, makanan kaleng belum tentu steril dari berbagai penyakit.
Baca juga: Awas! Jangan Keseringan Mengonsumsi Suplemen, Ini Bahaya yang Mengintai
Pengemasan yang salah dapat membawa hal buruk bagi kesehatan manusia.
Seperti diketahui bersama, bahwa bisa saja makanan kaleng yang kita konsumsi selama ini terpapar oleh bakteri Clostridium botulinum.
Bakteri Clostridium botulinum adalah bakteri yang ada di debu, tanah, sungai, serta dasar laut.
Pada dasarnya, bakteri ini tidak berbahaya bagi manusia jika berada di alam terbuka dan lingkungan yang normal.
Hanya saja, jika bakteri ini tercampur dengan makanan, maka bisa menjadi racun bagi tubuh manusia.
Baca juga: Awas! Kebiasaan yang Dianggap Baik Ini Justru Bisa Bikin Rambut Rontok
Makanan yang sudah tekontaminasi bakteri ini disebut dengan foodborne botulism.
Makanan kaleng seperti sarden, buah dan sayuran kalengan, juga makanan kaleng yang memiliki pengemasan tidak baik dan rendah asam adalah tempat yang rentan kontaminasi bakteri ini.
Mengonsumsi makanan kalengan yang terkontaminasi bakteri C Botulinum, dapat menyebabkan keracunan dan bahkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat.
Penyebaran racun dari bakteri ini hanya sebentar, umumnya muncul 12–36 jam atau beberapa hari setelah racun masuk ke dalam tubuh.
Ketika terpapar, beberapa gejala awal penyakit ini dapat meniru gangguan pencernaan.
Baca juga: Awas! Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Berlebihan Mengonsumsi Micin
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.