Berita Viral

INGAT Kasus AA Siswi SMP Dirudapaksa dan Dibunuh 4 Anak Dibawah Umur? Terdakwa Dituntut Hukuman Mati

Masih ingat kasus Ayu Andriani, siswi SMP ditemukan tewas di kuburan cina, Palembang pada Minggu (1/9/2024) lalu. 

Tayang:
YouTube
TANGIS Udin, Ayah Siswi SMP yang Dibunuh di Kuburan Cina, Kini Meradang 3 Pelaku tak Ditahan 

TRIBUN-MEDAN.com - Masih ingat kasus Ayu Andriani, siswi SMP ditemukan tewas di kuburan cina, Palembang pada Minggu (1/9/2024) lalu. 

Empat terdakwa telah menjalani sidang tuntutan.  

Ayu ditemukan tewas mengenakan pakaian futsal. 

Polisi langsung bergerak cepat begitu mendapat laporan penemuan mayat tersebut.

Tidak butuh waktu lama, kasus tersebut terungkap. Tenryata siswi SMP tersebut diperkosa dan dibunuh oleh empat orang. 

Ternyata empat pelaku masih di bawah umur yakni IS (16) AS (12) MZ (13) dan MS (12). 

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono mengatakan, kasus tersebut peristiwa ini berawal adanya pagelaran kuda lumping yang tidak jauh dari lokasi tersebut. 

"Awal ada kuda lumping di kawasan itu lalu N (teman wanita korban), mengajak korban untuk nonton kuda lumping," ungkap Harryo. 

Siswi SMP, AA (14 tahun) ditemukan tak bernyawa di Kuburan Cina di Palembang. 4 orang terduga pelaku sudah diamankan.
Siswi SMP, AA (14 tahun) ditemukan tak bernyawa di Kuburan Cina di Palembang. 4 orang terduga pelaku sudah diamankan. (IST)

Lanjutnya, saat itu korban dan N berjanji bertemu di tempat pergelaran kuda lumping, saat itulah korban bertemu dengan keluarga 4 pelaku dan salah satunya merupakan pacarnya. 

"Usai bertemu disana, kemudian Korban diajak ke pembakaran mayat (krematorium) sapurna. Disanalah pelaku IS dan tiga melakukan penganiayaan terhadap korban, dan rudapaksa," katanya.

"IS ini melakukan penganiayaan dengan cara menyekap korban dengan kedua tangannya sambil melakukan layak suami istri.  Sedangkan tiga temannya memegangi tangan dan kaki korban yakni MZ, NZ dan AS," ungkapnya.

Alhasil membuat korban pun kekeringan oksigen dan meninggal dunia.

"Dari tempat tersebut kembali, korban di gotong (angkat-red) ke empat pelaku menuju TKP ke dua TPU Talang Kerikil. Disana dengan posisi sudah meninggal dunia korban pun di rudakpasa kembali oleh rekan rekan korban," bebernya. 

Usai melakukan aksi bejatnya ke 4 pelaku kembali ke pergelaran kudang lumping, saat itu dengan sombong pelaku IS bercerita dengan teman-teman lain sudah bisa rupapaksa korban. 

"Usai bercerita dengan teman temannya, sekitar pukul 13.00, saat itu baru ditemukan mayat korban di TKP," bebernya. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved