VIDEO

PANGKALAN Gas Oplosan Dekat Polda Sumut, Perputaran Uang Capai Miliaran, Diduga Dibekingi Oknum

Mereka menutup akses pintu masuk pertama Polda Sumut sambil membawa spanduk, alat pengeras suara dan 2 ban bekas.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Satia

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Gedung Kepolisian Daerah Sumatera Utara di Jalan Sisingamangaraja digeruduk sejumlah massa, Senin (21/1/2025).

Kedatangan massa ini untuk melakukan aksi unjukrasa terhadap penindakan hukum di Sumatera Utara.

Mereka menutup akses pintu masuk pertama Polda Sumut sambil membawa spanduk, alat pengeras suara dan 2 ban bekas.

Dalam spanduk yang dibawa, demonstran meminta Polda Sumut menangkap mafia Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi oplosan.

Demonstrasi yang dilakukan sejumlah orang di terkait dugaan adanya mafia Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi oplosan di depan pintu masuk Polda Sumut sempat memanas.

Massa aksi membakar ban bekas hingga menutup akses jalan lintas Medan - Pematangsiantar, tepatnya di depan Polda Sumut.

Awalnya, mereka menyampaikan aspirasinya di depan gerbang, kemudian berpindah ke jalan raya.

Di pinggir jalan raya inilah mereka menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) ke ban bekas, lalu membakarnya hingga api berkobar.

Selain membakar ban, mereka juga sempat berorasi di tengah jalan hingga arus lalu lintas macet kurang lebih selama satu menit.

Pengendara terpaksa menghentikan laju kendaraannya karena jalan ditutup.

Melihat api membesar, sejumlah personel Polisi yang berjaga mencoba memadamkan api.

Api baru bisa dipadamkan ketika personel Polisi menyiramkan dua ember air ke ban bekas yang dibakar.

Karena dianggap mengganggu, sejumlah personel Polisi, diantaranya perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) memarahi pendemo.

Mereka meminta massa membuka akses jalan dan berpindah ke bagian kanan pintu masuk Polda Sumut.

"Kalian bilang kondusif demonya, kenapa bakar-bakar ban. Geser, buka jalannya,"amuk seorang personel Polisi kepada pendemo, Senin (20/1/2025).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved