Berita Viral

3 Pejabat Lapas Kedungpane Kena Sanksi Tegas, Buntut Napi Agus Hartono Berkeliaran Bareng Keluarga

Buntut Agus Hartono ketahuan jalan-jalan bareng keluarga, kini tiga pejabat utama Lapas Semarang diberi sanksi tegas.

WartaKotaLive
MAFIA TANAH dan KORUPTOR- Agus Hartono adalah mafia tanah dan koruptor yang bisa bebas keluyuran keluar Lapas Kedungpane, meski statusnya adalah tahanan. Ia ditangkap jaksa saat keluyuran di Semarang. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Sosok tiga pejabat utama Lapas Kedungpane Semarang kena sanksi tegas buntut ulah napi korupsi Agus Hartono.

Buntut Agus Hartono ketahuan jalan-jalan bareng keluarga, kini tiga pejabat utama Lapas Semarang diberi sanksi tegas.

Seperti diketahui Agus Hartono ketahuan keluar dari lapas dan jalan-jalan bareng keluarganya pada pertengahan Januari 2025 lalu.

Agus pun kepergok pihak Kejaksaan di Jawa Tengah.

Terkini Kakanwil Dirjen Pemasyarakatan Jawa Tengah, Kunrat Kasmiri mengatakan, peristiwa tersebut melibatkan tiga pejabat lama yang saat ini sudah diberikan sanksi tegas dan seimbang.

Namun, Kunrat tidak menjelaskan siapa sosok ketiga pejabat tersebut yang telah disanksi.

"Ketiganya sudah disanksi dari jabatannya," ujarnya, Selasa (11/2/2025).

Kunrat menerangkan, pemberian sanksi ketiga pejabat tersebut dilakukan sesuai prosedur.

"Para pejabatnya sudah diberikan sanksi, terpidananya juga sudah dipindah ke Lapas Nusakambangan Cilacap," paparnya.

Dijelaskan lebih lanjut, pihaknya saat ini juga masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa pejabat lain, yang diduga juga terlibat membiarkan napi Agus Hartono berkeliaran bebas.

Namun lagi-lagi, Kunrat Kasmiri enggan merinci jumlah pejabat Lapas Kedungpane lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Tentunya pemeriksaan pejabat di bawahnya sampai hari ini masih berlanjut," terangnya.

Kunrat menegaskan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut hingga menguak dalang yang membiarkan Agus Hartono bisa keluar Lapas.

"Mudah-mudahan penanganan kasusnya segera selesai karena harus cepat."

"Pemeriksaan masih berlanjut sampai menemukan siapa pelakunya," tandasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved