Polres Padangsidimpuan

Sinergi di Senja Padangsidimpuan: Bakti Sosial Polres dan Mahasiswa Menyambut Ramadhan

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H menyerahkan bantuan kepada perwakilan mahasiswa dalam acara Baksos Polri Presisi

Editor: Arjuna Bakkara
Ist
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H menyerahkan bantuan kepada perwakilan mahasiswa dalam acara Baksos Polri Presisi, Kamis (27/2/2025) Petang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PADANGSIDIMPUAN-Langit Padangsidimpuan berwarna jingga ketika suara takbir sunyi di hati mulai bergema. Di Aula Pratidina Polres Padangsidimpuan, Kamis (27/2/2025) sore itu, detik jam berdetak selaras dengan denyut harapan.

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., duduk di antara tokoh-tokoh masyarakat, menyimak suara yang mengalir dari layar Zoom. Di ujung sana, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., berbicara, membawa pesan kebersamaan menjelang Ramadhan.

Di tengah aula, mahasiswa dari berbagai organisasi kepemudaan dan kampus-kampus kota ini duduk bersisian dengan aparat dan pejabat daerah. Ada wajah-wajah penuh semangat dari HMI, KAMMI, GMNI, HIMMAH, PMII, IMM, dan KNPI, serta BEM Universitas Graha Nusantara dan Universitas Aufa. Nama-nama yang membentuk denyut intelektual Padangsidimpuan berkumpul di ruangan ini, bukan untuk berdebat, melainkan untuk menyatukan langkah.

“Ini bukan sekadar acara seremonial,” ujar Kapolres, suaranya tenang namun berwibawa. “Kita ingin membangun sinergi, merajut kekuatan untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di bulan suci.”

Zoom Meeting berlanjut. Lagu kebangsaan dikumandangkan, doa-doa dilangitkan, tarian selamat datang digelar. Sambutan mahasiswa terdengar lantang, bukan sekadar retorika, tetapi ungkapan kepercayaan: bahwa Ramadhan adalah momentum persatuan, dan bahwa kepolisian bukan sekadar penjaga hukum, melainkan mitra dalam membangun harmoni.

Saat layar Zoom akhirnya padam, kehidupan di aula terus berdenyut. Kapolres menyampaikan kabar penting: pembentukan Satgas Anti Narkoba di Padangsidimpuan. Seruan itu bukan hanya ajakan, tapi tantangan—bagi pemuda yang duduk di ruangan ini, bagi kota yang berusaha melawan arus gelap narkotika.

Bakti sosial pun dimulai. Ada 110 paket bantuan, kecil mungkin bagi sebagian orang, tetapi bagi yang menerimanya, itu adalah secercah kepedulian. Satu per satu, mahasiswa menerima bantuan secara simbolis dari tangan Kapolres dan Forkopimda. Tak ada sekat antara aparat dan masyarakat, antara polisi dan pemuda.

Di sudut aula, Wakil Ketua DPRD H. Rusydi Nasution mengamati. “Langkah kecil yang berharga,” katanya pelan. “Semoga ini bukan hanya sekali, tapi menjadi tradisi.”

Saat acara ditutup, langit di luar telah gelap. Namun, sinergi yang terjalin di dalam aula ini tetap bercahaya, menyala dalam hati mereka yang percaya bahwa Ramadhan bukan hanya soal puasa dan doa, tetapi juga tentang kebersamaan dan harapan.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved