Berita Viral

Penyebab Harga BBM di Indonesia Lebih Mahal Dibanding Malaysia, Sudirman Said Buka-bukaan

Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia disebut lebih mahal dibandingkan Malaysia.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Salomo Tarigan
DOK TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
ISI BBM: Petugas mengisi bahan bakar minyak ke kendaraan konsumen di SPBU Shell di Jalan Sisingamangaraja, Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Rabu (17/4/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com - Di tengah terkuaknya mega korupsi Pertamina terkait Pertamax oplosan, PT Pertamina diketahui kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak atau BBM.

Namun, Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia disebut lebih mahal dibandingkan Malaysia.

Perbandingan ini mencuat setelah kasus korupsi Pertamina terungkap beberapa hari lalu.

Sudirman Said. (TRIBUNNEWS)
Mantan menteri ESDM Sudirman Said. (TRIBUNNEWS) (TRIBUNNEWS)

Perbandingan harga BBM ini ramai diperbincangkan di media sosial.

Berikut ini perbandingan harga BBM antara Malaysia dan Indonesia:

Ron 95 di Malaysia Rp 7.500 per liter

Harga Primax RON 95 dibandrol dengan harga RM 2,05/liter atau sekitar Rp 7.500/liter.

Kemudian, Primax RON 97 dijual dengan harga RM 3,43/liter atau sekitar Rp 12.680/liter.

Selanjutnya, Diesel Euro 5-B10/B20 dijual seharga RM 3,18/liter atau setara Rp 11.750/liter.

Lalu, Diesel Euro 5-B7 dibandrol dengan harus RM 3,38/liter atau setara Rp 12.490/liter. 

Di sisi lain, harga BBM di Indonesia yang diproduksi oleh PT Pertamina (Persero) pada Februari 2025 dijual dengan harga Rp 12.900/liter untuk Pertamax RON 92.

Kemudian, Pertamax Turbo RON 98 dijual seharga Rp14.000/liter; Dexlite dijual Rp 14.600/liter; Pertamina Dex dijual Rp 14.800/liter; dan Pertalite dibandrol Rp 10.000/liter.

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, harga BBM di Indonesia dan Malaysia tak bisa dibandingkan.

Sebab, kata dia, harga BBM di setiap negara bergantung pada kebijakan pemerintahannya.

"Harga minyak itu tidak terlepas dari kebijakan pemerintah mau memberikan harga berapa kepada rakyatnya. Sebetulnya untuk fair itu tidak bisa kita bandingkan karena mungkin ada subsidi dan segala macamnya," kata Sudirman dalam program Gaspol! yang ditayangkan di kanal YouTube Kompas.com, Sabtu (2/3/2025).

"Yang lebih penting itu ketersediaannya cukup terjamin," sambungnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved