Berita Viral

TABIAT Bripka Ade Kurniawan Sudah Kelihatan Dari Awal Kenal Hingga Cekik Bayinya Berujung Tewas

Tabiat aneh Bripka AK yang bunuh bayinya dirasakan olehs ang istri. Birpka AK tak disangka-sangka oleh istri sekaligus orang sekitarnya.

Tayang:
Pixabay/trestletech
POLISI BUNUH BAYI - Polisi di Semarang, Jawa Tengah, tega membunuh bayinya sendiri. Peristiwa ini terjadi setelah sang istri menitipkan bayi berusia 2 bulan itu ke pelaku, Minggu (2/3/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com - Tabiat aneh Bripka Ade Kurniawan alias AK yang bunuh bayinya dirasakan oleh sang istri. Birpka AK tak disangka-sangka oleh istri sekaligus orang sekitarnya.

Apa yang sebenarnya terjadi dengan Brigadir AK? DJ, istri sekaligus ibu korban bayi mengungkapkan kecurigaannya.

 Kuasa hukum DJ lainnya, Alif Abdurrahman, memaparkan kronologi peristiwa berdasarkan keterangan DJ.

Pada Minggu (2/3/2025), DJ membawa bayinya, NA, bersama Brigadir AK untuk berbelanja di daerah Peterongan.

Sebelum berbelanja, keduanya sempat berfoto bersama sang bayi dengan Brigadir AK.

Saat DJ turun berbelanja, ia meninggalkan NA bersama Brigadir AK di dalam mobil selama 10 menit.

Namun, ketika kembali, ia menemukan kondisi anaknya dalam keadaan lemas.

"Jadi sebelum turun mobil, mereka sempat foto. Fotonya itu diambil pada pukul 14.39 WIB. Lalu si ibu (DJ) turun untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Nah, 10 menit kemudian ibunya (DJ) itu balik lagi ke mobil," kata Alif.

Baca juga: Puluhan Napi Lapas Kutacane Aceh Kabur, Bobby Nasution : Akan Koordinasi dengan Pihak Kanwil

Baca juga: 14 Juta Orang Diperkirakan Keluar Masuk Sumut Saat Mudik Lebaran, Polda Sumut Siap Amankan Pemudik

Melihat bibir bayi membiru, DJ mulai cemas.

Namun, Brigadir AK hanya mengatakan bahwa NA tersedak tanpa menunjukkan kepanikan atau usaha menghubungi DJ saat kejadian.

"Pun kesedak, logika sederhananya pasti si Bapak telepon, 'Hei, cepat mama atau ibu tolong ini anakmu nangis atau anakmu kesedak seperti apa'. Dan ini enggak ada itu. Ketika di mobil baru dikasih tahu tadi katanya anaknya kesedak," tambahnya.

NA kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Roemani dan menjalani perawatan di ICU.

Namun, pada 3 Maret 2025 pukul 15.00 WIB, bayi malang tersebut meninggal dunia akibat gagal napas.

Jenazah korban NA dimakamkan di daerah asal Brigadir AK di Purbalingga, Jawa Tengah, pada malam hari setelah meninggal dunia.

Namun, DJ dan keluarganya yang berada di luar kota tidak mendapat kabar langsung mengenai pemakaman tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved