Berita Viral
PENGAKUAN Abdullah Pedagang Tisu Viral: 3 Kali Dipukuli Petugas Dinsos, Laporan ke Polisi Mandek
Abdullah, penjual tisu di Batam mengaku dipukuli oleh petugas Dinas Sosial saat jualan. Ia mengaku sudah tiga kali mendapatkan kekerasan
TRIBUN-MEDAN.com - Abdullah, penjual tisu di Batam mengaku dipukuli oleh petugas Dinas Sosial saat jualan. Ia mengaku sudah tiga kali mendapatkan kekerasan dari petugas Dinas Sosial Batam.
Pria penjual tisu itu sempat viral di media sosial karena atraksi tongkatnya di Simpang Laluan Madani.
Dia mendapatkan julukan Sun Go Kong Batam lantaran kebolehannya atraksi menggunakan tongkat.
Terkini, pria itu mengaku sudah tiga kali dianiaya oleh petugas dan sempat melaporkan kejadian ini ke Polresta Barelang.
Namun, laporan itu tak kunjung ditindaklanjuti meski dia sudah memberi bukti visum dari rumah sakit.
"Pas pertama saya sabar, saya ikhlas. Yang kedua, karena kekerasan, saya lapor ke Polresta Barelang, buat visum di RS Awal Bros, bayar Rp780 ribu. Itu juga uang hasil pinjam-pinjam," ungkap Abdullah.
Setelah visum, ia kemudian membawa hasil surat itu dan membuat laporan ke Polresta Barelang.
Namun, hampir dua bulan berlalu, kasusnya tak juga diproses lebih lanjut.
"Tadi ada yang bantu nelfon ke Polsek Sekupang, katanya kasus saya diminta damai. Saya terkejut, sejak kapan saya minta damai?" ujar Abdullah heran.
Baca juga: Cek Kode Reedem FF Free Fire Terbaru 28 Maret 2025, Rebut Hadiah Skin Langka dan Diamond
Baca juga: NASIB Soleh Darmawan Pemuda Bekasi Kerja di Kamboja, Pulang Tinggal Nama, Ibu Tahu Kerja di Thailand
Dia mengaku tak pernah bertemu langsung dengan Kadinsos atau pihak Dinsos lainnya untuk mediasi.
Saat ini, ia kembali melaporkan insiden terbaru ke Polresta Barelang.
Menurutnya, laporan sebelumnya sempat dilimpahkan ke Polsek Sekupang, meski ia sendiri tak tahu perkembangan pastinya.
"Saya enggak tahu kenapa kasusnya enggak naik. Saya hanya ingin keadilan, bukan damai yang entah dari mana datangnya," ujarnya.

Kronologi
Saat ditemui di kawasan RS Awal Bros, Abdullah mengatakan, insiden itu terjadi Rabu (26/3/2025) sekira pukul 16.00 WIB.
Jerome Polin Ngaku Tolak Tawaran Jadi Buzzer Kampanye Damai Meski Dibayar Rp 150 Juta |
![]() |
---|
BURUH Kesal Gaji Kecil Tapi Masih Kena Pajak, Minta Pajak Cuma Dikenakan ke Gaji di Atas Rp 10 Juta |
![]() |
---|
DEMO RICUH di Surabaya, Pos Keamanan dan Puluhan Motor Terbakar, Diduga Dilempar Bom Molotov |
![]() |
---|
BUNTUT Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Mahasiswa Tuntut Pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit |
![]() |
---|
PENGAKUAN 7 Anggota Brimob Lindas Ojol Affan Kurniawan Hingga Tewas: Kalau Pintu Kebuka Kami Mati |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.