Berita Viral

TAMPANG Marselinus Kuku Penjaga Hiburan Malam di Riau, Tikam Polisi dan 2 Sipil, Dua Tewas

Peristiwa berdarah di Riau yang menewaskan satu anggota kepolisian berpangkat Bripka berinisial LC dan satu warga sipil bernama Rinto.

|
Editor: AbdiTumanggor
Istimewa
TIKAM POLISI: Penjaga komplek hiburan malam (Karaoke See You) Marselinus Kuku (39) dengan sadis menikam anggota polisi dan sipil. Dari penikaman ini, dua orang tewas dan satu kritis di rumah sakit. 

"Tersangka sudah diproses," katanya sambil meminta warga untuk membubarkan diri.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus penikaman yang menewaskan dua orang dan satu lainnya kritis.

Pelaku Marselinus Kuku menyerahkan diri usai peristiwa penikaman yang menewasakan anggota polisi dan sipil tersebut.

Keterangan Saksi

Berdasarkan keterangan saksi Sayuti (55) warga Jalan Poros Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, yang ikut rombongan ke lokasi, mengatakan, kejadian bermula dari para korban dan saksi pergi ke tempat karaoke dari sebuah kedai tuak di Jalan Danau Biru Kepenghuluan Bagan Jawa Kecamatan Bangko sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat Bripka Lestari Candra bersama korban lainnya dan saksi Lili (28) tiba di tempat karaoke tersebut, mereka ditegur penjaga gerbang bernama Marselinus Kuku yang merupakan pelaku.

Marselinus Kuku menegur karena Rinto menggunakan kendaraan roda dua dengan knalpot brong dengan mengatakan pelan-pelan bawa motor.

Mendengar pernyataan pelaku tersebut, antara para korban dan pelaku sempat terjadi perkelahian namun akhirnya berhenti karena dilerai oleh saksi Lili. 

Selanjutnya saksi Lili duduk diparkiran menunggu Bripka Candra Lestari dan korban lainnya yang menjumpai pelaku di Pos Penjagaan pintu masuk komplek. 

Tak berselang lama, ia mendapat kabar bahwa Bripka Candra Lestari beserta 2 korban lainnya mengalami penikaman dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Dokter jaga RSUD Protomo, dr. H. Nazif Syahrin, mengonfirmasi bahwa pihak rumah sakit menerima tiga korban dengan luka tusuk.

"LC sudah meninggal dunia saat tiba di IGD, sementara H sempat diberikan pertolongan, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan," ujar dr. Nazif.

( */Tribun-medan.com/Tribunpekanbaru.com)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved