TRIBUN WIKI
Tips Aman Berkendara saat Cuaca Ekstrem di Momen Arus Balik Lebaran
Tips aman berkendara saat cuaca ekstrem diantaranya dengan memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Saat ini sudah memasuki musim arus balik Lebaran.
Saatnya masyarakat, khususnya para pemudik kembali ke rumahnya masing-masing untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari setelah merayakan Idul Fitri 2025.
Tapi perlu diketahui, bahwa sebelum melaksanakan arus balik Lebaran, tentu ada beberapa hal yang mesti diketahui para pemudik.
Sebab, kadangkala perjalanan bisa saja terhambat karena faktor cuaca.
Baca juga: Catat! Ini Hal Penting yang Mesti Diketahui Pemudik saat Arus Balik Lebaran

Hal inilah yang tidak bisa dikendalikan oleh manusia.
Cuaca di tiap daerah tentu berbeda-beda.
Kadangkala, cuaca cerah, tapi bisa juga mendadak hujan deras.
Maka dari itu, berikut ini akan kami suguhkan tips aman berkendara selama arus balik Lebaran ketika cuaca ekstrem.
Baca juga: Berikut Tips dari Dinkes Sumut agar Tak Terjadi Microsleep saat Perjalanan Balik Mudik
-
Periksa Cuaca Sebelum Berangkat
Sebelum memulai perjalanan, selalu periksa ramalan cuaca untuk mengantisipasi kondisi ekstrem seperti hujan lebat atau angin kencang.
Ini membantu Anda mempersiapkan diri dan kendaraan dengan lebih baik.
Pastikan rute perjalanan Anda tersebut memang aman dilintasi.
Di saat cuaca buruk, kadang ada beberapa lokasi yang rawan longsor dan pohon tumbang.
Baca juga: 6 Tips Mengelola Uang Agar Tidak Boros Selama Lebaran, Nomor 5 Paling Penting
-
Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima
Hal yang tak kalah penting adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan, terutama rem dan ban.
Pastikan tekanan ban sesuai dan tapak ban tidak aus.
Kondisi kendaraan yang baik sangat penting saat berkendara dalam cuaca buruk.
-
Gunakan Lampu Kendaraan
Saat berkendara dalam cuaca buruk, seperti hujan atau kabut, nyalakan lampu kendaraan untuk meningkatkan visibilitas.
Pastikan lampu depan dan belakang berfungsi dengan baik.
Ini bertujuan untuk memudahkan pengendara lain melihat keberadaan Anda.
Jangan sampai karena kabut atau hujan deras, pengendara lain tidak melihat Anda, dan bisa menimbulkan mara bahaya.
Baca juga: Tips Mencegah Kolesterol Naik saat Idul Fitri, Jaga Pola Makan Anda!
-
Jaga Jarak Aman
Dalam kondisi jalan yang licin atau visibilitas rendah, penting untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
Ini memberikan waktu lebih untuk bereaksi jika terjadi situasi darurat.
Bila melintas di jalur tanjakan, perhatikan baik-baik posisi kendaraan Anda.
Jangan terlalu dekat dengan kendaraan yang berada di bagian depan.
Hal ini mengantisipasi kendaraan di depan Anda tiba-tiba mundur karena tak mampu menanjak.
Baca juga: Berikut 8 Tips Mudik Lebaran agar Tetap Bugar selama Perjalanan, Kenakan Pakaian yang Nyaman
-
Kurangi Kecepatan
Berkendara lebih lambat dari biasanya akan membantu Anda mengontrol kendaraan dengan lebih baik saat menghadapi kondisi jalan yang tidak ideal.
Kecepatan yang lebih rendah juga mengurangi risiko kecelakaan.
Jangan terlalu ngebut di jalanan yang licin dan berliku.
Pastikan melihat setiap sisi sebelum memotong kendaraan lain.
-
Hindari Mengemudi Saat Lelah
Jika merasa lelah atau mengantuk, berhenti di rest area untuk istirahat.
Kelelahan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.
-
Siapkan Perlengkapan Darurat
Bawa perlengkapan darurat seperti senter, air minum, makanan ringan, dan selimut.
Ini berguna jika Anda terjebak dalam kemacetan atau mengalami masalah di jalan.(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.