Berita Viral

SOSOK Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Santai Dikritik Meniru Dedi Mulyadi, Dijuluki Gubernur TikTok

Ia mengaku meniru kebijakan Dedi Mulyadi karena menilai banyak di antaranya yang inovatif dan layak diterapkan. 

Kompas.com/ Instagram
GUBERNUR TIKTOK - Kolase foto Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Dedi Mulyadi. Helmi Hasan tengah disorot hingga disebut-sebut sebagai "Gubernur TikTok". Bahkan, muncul juka tudingan jika Helmi Hasan disebut menirup Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi 

TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, santai dikritik meniru Dedi Mulyadi.

Helmi Hasan bahkan kini dijuluki Gubernur TikTok.

Ia dituding meniru Dedi Mulyadi lantaran memiliki banyak kesamaan dengan sejumlah kebijakan.

Baca juga: Pimpin Upacara Hardiknas, Wagub Surya dan Sejumlah OPD Pemprov Kenakan Pakaian Adat

Beberapa langkah yang disebut mirip antara lain: larangan perpisahan dan wisuda sekolah, penggemblengan militer bagi siswa "nakal", larangan membawa kendaraan pribadi ke sekolah, serta respons cepat terhadap keluhan warga melalui media sosial. 

Tak sedikit warga yang menyampaikan kritik langsung melalui akun TikTok resmi milik Helmi Hasan. 

Bahkan, sebagian menjulukinya sebagai "Gubernur TikTok". 

Baca juga: PT Railink Catat Sebanyak 857 Ribu Penumpang Kereta Api Subsidi Medan-Binjai Hingga April 2025

Menanggapi tudingan tersebut, Helmi tidak membantah. 

Secara terang-terangan, ia mengaku akan mengikuti beberapa kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi.

Pasalnya kebijakan Dedi Mulyadi dinilai banyak yang inovatif dan layak diterapkan. 

"Satu hal yang baik, kenapa tidak kita duplikasi. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, itu gubernur inovatif, banyak gagasan-gagasannya yang positif," ujar Helmi kepada wartawan, Kamis (1/5/2025), dilansir dari Tribunnews.com.

Mantan Walikota Helmi Hasan
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan (Istimewa)

Salah satu kebijakan yang sedang dikaji untuk diterapkan di Bengkulu adalah larangan siswa membawa motor ke sekolah. 

Menurut Helmi, ide itu tak hanya bernilai edukatif tetapi juga menyangkut keselamatan. 

"Di Bengkulu, kebijakan itu sedang dikaji untuk diterapkan," ungkap dia. 

Helmi menuturkan, gagasan itu muncul setelah kejadian tragis yang menimpa dua siswi. 

Baca juga: Resep Tahu Gulung Telur, Camilan yang Bisa Jadi Ide Usaha Rumahan

"Ada dua siswi ke sekolah mengendarai motor tersenggol truk angkutan batubara; keduanya meninggal dunia," ujarnya khawatir. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved