Pendidikan

Karo Foundation dan Ilmu Sejarah FIB USU Gelar Simposium Hubungan Kerajaan Aru dan Peradaban Karo 

Karo Foundation dan Ilmu Sejarah USU akan menggelar simposium sejarah dan bebudayaan bertajuk Hubungan Kerajaan Aru dengan Peradaban Karo.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
SIMPOSIUM SEJARAH: Ketua Panitia Pelaksana Simposium Hubungan Kerajaan Aru dengan Peradaban Karo Dr Drs Edi Sumarno M Hum (kiri) dan Sekretaris Program Studi S1 Ilmu Sejarah, FIB, USU, Dra Junita Setiana Ginting M Si. (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA) 

Menurutnya, tujuan Karo Foundation dibentuk untuk meningkatkan jati diri, serta memperluas eksistensi dan kontribusi masyarakat Karo dalam berbagai aspek kehidupan, terutama pada aspek sosial, ekonomi, sejarah, dan kebudayaan.

Apalagi sebagai salah satu etnis di Sumatra Utara, Junita mengakui, Suku Karo memiliki latar belakang budaya khas dan perjalanan sejarah yang panjang. Sehingga perlu dilakukan berbagai kajian ilmiah agar eksistensi kebudayaan Karo dapat terus bertahan dan tidak mudah punah.
"Kebetulan simposium tentang Hubungan Kerajaan Aru dengan Peradaban Karo ini adalah kegiatan pemberdayaan pertama kami di bidang sejarah dan kebudayaan Karo. Harapannya, agar kaum muda memiliki rasa bangga terhadap jati diri, sejarah, budaya, dan peradaban Karo," kata Junita.

(*/TRIBUN MEDAN)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved