Berita Viral

Megawati Ikut Komentari Soal Polemik Ijazah Palsu, Jokowi Tutup Kemungkinan Damai dengan Penggugat

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menutup kemungkinan untuk mencapai kesepakatan damai dengan penggugat ijazahnya, Muhammad Taufik.

KOMPAS.COM
POLEMIK IJAZAH PALSU- Megawati Soekarnoputri . Megawati saat instruksikan kader PDI-P untuk menunda partisipasi dalam orientasi atau retret di Akademi Militer, Magelang, pada Jumat (21/2/2025). Kini ia menyinggung soal polemik ijazah palsu 

Dengan demikian, Jokowi sebagai tergugat 1 dalam kasus dugaan ijazah palsu akan bertarung di persidangan melawan penggugat Muhammad Taufik.

"Untuk kepentingan tergugat 1 sesuai dengan tuntutan, kami tidak pernah mau memenuhi, bahkan kami akan diberi kesempatan secara leluasa di dalam persidangan pemeriksaan pokok perkara supaya penggugat ini mampu membuktikan dari gugatannya yang menduga ijazah Jokowi palsu," jelas Irpan.

Di sisi lain, Koordinator Tim Hukum Muhammad Taufik, Andhika Dian Prasetyo, menegaskan bahwa pihaknya siap melawan pihak Jokowi untuk membuktikan kebenaran ijazah Jokowi.

"Otomatis kami siap, kami kan penggugat. Kami juga akan membuktikan dalil-dalil, bukti-bukti tentu akan kami gelar di persidangan. Siap dengan pembuktian," tuturnya.

Dosen Pembimbing Jokowi tak Siap Hadapi Sidang Gugatan Ijazah

Dosen pembimbing saat Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Kasmudjo, ikut terseret kasus dugaan ijazah palsu karena digugat oleh seorang advokat dan pengamat sosial, Ir Komarudin.

Kasmudjo digugat soal ijazah milik Jokowi itu, bersama dengan Rektor UGM, Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kehutanan, dan Kepala Perpustakaan.

Mengenai hal ini, Kasmudjo mengatakan bahwa dirinya tidak siap dengan gugatan tersebut.

DOSEN PEMBIMBING JOKOWI - Kasmudjo mantan dosen pembimbing skripsi Presiden ke-7 Jokowi di UGM ikut terseret dugaan kasus ijazah palsu. Kasmudjo dulu dikenal galak, dosen pembimbing Jokowi di UGM ini sebut Jokowi selesaikan skripsi hanya 6 bulan.(dok Setpres/KAGAMA)
DOSEN PEMBIMBING JOKOWI - Kasmudjo mantan dosen pembimbing skripsi Presiden ke-7 Jokowi di UGM ikut terseret dugaan kasus ijazah palsu. Kasmudjo dulu dikenal galak, dosen pembimbing Jokowi di UGM ini sebut Jokowi selesaikan skripsi hanya 6 bulan.(dok Setpres/KAGAMA) (dok Setpres/KAGAMA)


Pasalnya, dia mengaku tidak pernah menghadapi hal-hal seperti ini.

"Ndak siap. Soalnya menghadapi macem-macem itu saya belum pernah," ujarnya saat ditemui di kediamannya di Pogung Kidul, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Rabu (14/05/2025), dilansir Kompas.com.

Oleh karena itu, Kasmudjo mengatakan bahwa dirinya sudah menyerahkan semua urusan itu kepada pihak UGM, tepatnya Fakultas Kehutanan, tempat Jokowi menimba ilmu.

Kasmudjo mengaku telah menghubungi pihak Fakultas Kehutanan perihal gugatan tersebut dan mengatakan bakal mengikuti arahan dari Fakultas Kehutanan UGM terkait kasus ini.

"Saya sudah kontak sama Dekan Fakultas Kehutanan, Pak Sigit. Segala sesuatunya terkait, apakah itu urusan ijazah, urusan perdata, atau urusan sebagai wakil untuk memberi penjelasan, semua dari fakultas sudah bilang," tuturnya.

"Makanya saya juga, walaupun sudah senior, Dekan-nya masih muda, saya harus ikut. Itu yang saya katakan," ungkapnya.

Baca juga: PENGAKUAN Gunawan, Pembunuh Istri dan Anak Tiri di Bengkulu, Nyamar Untuk Lamar Kerja Selama Buron

Sebelumnya, Kasmudjo sempat menyatakan jika Jokowi merupakan lulusan dari Fakultas Kehutanan UGM. 

Dirinya juga dikenal sebagai salah satu dosen yang berperan penting dalam perjalanan akademik Jokowi selama menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved