Berita Viral

Kejinya Alvaro Jordan, Habisi Nyawa Sang Kekasih yang sedang Hamil 4 Bulan, Dibuang ke Sungai

Awal mula kejadian pembunuhan terhadap Nurmaliza, yang mana kejadiannya pada kamar kosan tersangka Alvaro Jordan dan korban Nurmaliza

Ist/TribunKalteng.com
PERAWAT DITEMUKAN TEWAS - Kolase Nurmaliza mantan perawat cantik semasa hidup (kiri) dan saat ditemukan tewas (kanan) di Pulpis, Kalteng, pada Senin (12/5/2025). Nurmaliza tewas dalam kondisi sedang hamil muda 

Jenazah Nurmaliza dibuang pada pinggir Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Banjarmasin, Desa Garung, Kabupaten Pulang Pisau.

Setelah dibuang, jenazah ditemukan pada 12 Mei 2025, Nurmaliza ditemukan oleh masyarakat yang melintas.

TEGANYA Alvaro Jordan Habisi Kekasihnya yang Tengah Hamil 4 Bulan, Jasad Perawat Cantik Dibuang
BUNUH KEKASIH - Tersangka AJ saat digiring petugas kepolisian untuk hadiri press rilis di Mapolda Kalteng, Jumat (16/5/2025). Ia membunuh kekasihnya lalu membuang jasad korban.

Masyarakat kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, yakni Polres Pulang Pisau.

Petugas kemudian langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RS Bhayangkara Kota Palangka Raya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Forensik, korban diketahui bernama Nurmaliza.

Setekah itu, dokter melakukan visum et repertum dan autopsi pada korban yang diduga telah meninggal selama 3 hari.

“Hasil forensik, korban berusia 29 tahun, sedang hamil dengan umur kandungan 4 bulan, serta jenis kelamin bayi laki-laki,” jelas Dirkrimum.

Saat ini, tersangka sudah diamankan pada Mapolda Kalteng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita sudah mengamankan tersangka dan akan melakukan penyidikan mendalam atas kasus pembunuhan tersebut,” tutup Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra.

Sosok Nurmaliza

Paman korban, Jahari menyebutkan, almarhumah sebelumnya sempat bekerja sebagai apoteker atau perawat.

Namun, diungkapkan, saat ini korban lebih banyak berperan sebagai ibu rumah tangga.

Ia mengaku tidak begitu mengetahui keseharian keponakannya.

Karena, dikatakan, korban memang jarang berinteraksi setelah tidak tinggal bersama orang tuanya.

"Benar beliau berdomisili di Palangka Raya, tapi sudah lama tidak tinggal bersama orang tuanya di kawasan Flamboyan Bawah. Terakhir yang kami tahu, dia tinggal di Jalan Rajawali," ujar Jahari, saat dikonfirmasi oleh TribunKalteng.com, Selasa (13/5/2025).

Almarhumah diketahui pernah membina rumah tangga selama sekitar lima tahun dengan seorang pria berinisial R, tapi statusnya sudah bercerai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved