1000 Keluarga di Medan Terancam Tergusur, Landen Marbun akan Panggil BPN ke DPRD Sumut

Suasana reses anggota DPRD Medan, Landen Marbun, yang awalnya tenang mendadak tegang, Senin, 23 Juni 2025.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Medan
SENGKETA TANAH - Warga Kelurahan Tanjung Mulia mengadukan permasalahan sengketa tanah kepada anggota DPRD Sumut, Landen Marbun, Senin, 23 Juni 2025. Kasus ini mengancam 1000 keluarga tergusur dari rumah sendiri, bahkan juru sita PN Medan sudah mendatangi lokasi namun dihalau ribuan orang. 

Ribuan warga yang menolak eksekusi bangunan yang dilakukan Pengadilan Negeri Medan memblokade Jalan Alumunium I, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Senin (23/6/2025). 

Sejak pagi warga sudah menutup jalan. Juru sita PN Medan bersama kepolisian yang tiba di lokasi tidak bisa berbuat banyak. 

Warga yang menolak eksekusi meminta agar pihak PN dan kepolisian meninggalkan lokasi. 

"Cabut, cabut, cabut," teriak warga. 

Tak lama kemudian, anggota kepolisian tersebut pun pergi meninggalkan lokasi. Sementara itu, pihak juru sita terpantau belum terlihat hadir di lokasi ini.

Hiber mengeklaim bahwa warga yang tinggal di tiga lingkungan tersebut tidak pernah bersengketa tanah di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Sehingga, ia menduga perkara ini ada permainan mafia tanah.

Hiber pun meminta perkara ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

"Harus ini disampaikan ke Wali Kota (Medan), Gubernur (Sumatera Utara), Menteri Pertanahan, dan Presiden Prabowo supaya berpihak kepada kebeneran dan keadilan. Negara ada karena ada masyarakat," pungkasnya.

(hen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved