Berita Viral

NASIB Sella Putri, Pergoki Suami Selingkuh Malah Dipukuli Hingga Ketakutan Mati, Berusaha Kabur

Sella Putri mengaku dipukuli habis-habisan saat memergoki Wahyu menelpon seseorang yang diduga sebagai selingkuhannya itu. 

Ist/ TribunJakarta.com
KORBAN KDRT - Sella Putri (28) menjadi korban KDRT suaminya, Wahyu Abdilla (26). Penganiayaan itu dipicu setelah Sella mencurigai Wahyu berselingkuh dengan perempuan lain. (Istimewa). 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib Sella Putri, pergoki suami selingkuh malah dipukuli hingga ketakutan mati.

Sella pun berusaha kabur dari kemarahan sang suami. 

Sella Putri Setya Hanurawan (28) menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) suaminya, Wahyu Abdilla (26). 

Baca juga: Pencarian TPG Triwulan II Kapan Dilakukan? Perhatikan Syarat Berikut Ini

Sella Putri mengaku dipukuli habis-habisan saat memergoki Wahyu menelpon seseorang yang diduga sebagai selingkuhannya itu. 

Perang adu mulut antara pasangan suami istri itu berubah menjadi 'main fisik'. 

Tanpa ampun, Wahyu memukuli Sella Putri dengan tangan kosong.

Kepala, wajah hingga tubuhnya luka memar. 

Baca juga: Real Madrid Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia Klub 2025, Xabi Alonso Bakal Ceramahi Asencio

Tampak dari foto yang diposting Sella di media sosial, keningnya membengkak besar akibat kekejaman sang suami. 

Ada juga bagian tubuh yang dirasakannya sakit meski belum terlihat memar. 

Bahkan, kata Sella, ia terpaksa kabur dari rumah saat dirinya tengah dianiaya oleh suaminya. 

"Masih dipukulin di dalam rumah, aku berusaha kabur ke rumah tetangga tapi dia ngejar kan, dia narik-narik aku ke dalam rumah lagi," kata Sella saat dihubungi TribunJakarta.com pada Minggu (22/6/2025). 

NASIB Sella Putri, Pergoki Suami Selingkuh Malah Dipukuli Hingga Ketakutan Mati, Berusaha Kabur
KORBAN KDRT - Sella Putri (28) menjadi korban KDRT suaminya, Wahyu Abdilla (26). Penganiayaan itu dipicu setelah Sella mencurigai Wahyu berselingkuh dengan perempuan lain. (Istimewa).

Namun, Sella tidak menyerah. 

Ia tetap melawan dari cengkeraman tangan suaminya. 

Sebab, jika seandainya Sella pasrah dipukuli di dalam rumah, bisa-bisa nyawanya yang menjadi taruhannya. 

"Kalau misalnya aku ikut ke dalam rumah, aku mati di situ. Makanya aku nahan-nahan biar enggak masuk lagi ke dalam rumah. Aku dipukulin terus jatuh, sempat mau pingsan tapi aku tahan. Karena kalau aku pingsan, aku lemes, anakku bakal dibawa sama dia," katanya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved