Asahan Terkini
Viral Akuntan SPPG Diduga Tampar Karyawan Gudang di Asahan, Berikut Kronologinya
Beredar video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita merekam sebuah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Prapat Janji.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Beredar video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita merekam sebuah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Prapat Janji, Kabupaten Asahan.
Dalam video tersebut, seorang wanita mengaku telah ditampar oleh akuntan SPPG setelah memecat sepihak Karyawan Gudang.
Saat dikonfirmasi, Korban yang bernama Miftah Harahap, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian tersebut bermula saat dirinya dipanggil ke kantor akuntan SPPG.
Katanya, keributan tersebut terjadi setelah pemecatan sepihak yang dilakukan oleh SPPG terhadap dirinya.
"Awalnya saya dipanggil ke kantor akuntan, kemudian saya diberikan gaji. Saya hitung, karena saya ada libur sehari, harusnya tidak penuh gajinya. Saya tanya, kok penuh. Kemudian, saya diberikan lagi satu amplop berisikan surat pemecatan," ujar Miftah Harahap kepada Tribun-medan.com, Senin (8/6/2026).
Setelah mempertanyakan surat pemecatan tersebut, pihak akuntan diduga menggebrak meja dan disusul dengan korban kembali menggebrak meja.
"Setelah saya gebrak meja tersebut, saya ditampar oleh akuntan itu di pipi sebelah kanan saya. Saya terkejut karena tiba-tiba saja saya ditampar oleh dia," jelasnya.
Ungkapnya, kasus ini sudah sempat dimediasi namun tidak memiliki titik terang antara pihak akuntan SPPG dengan korban.
"Saya malah diintimidasi katanya dia tau bisa hilang minyak dari SPPG disana. Karena saya orang gudang, saya minta saja ke mereka untuk membuka CCTV, tapi mereka bilang tidak merekam. Karena saya tau siapa pelakunya tapi saya gaada bukti yang kuat," katanya.
Ia berharap, akuntan tersebut segera dipecat karena tidak memiliki etika yang baik terhadap bawahan.
"Saya tau dia ada tendensius dengan saya. Karena saya selalu minta uang slip gaji di SPPG itu. Karena kami sering tandatangan gaji tidak ada nominal di kuitansinya," katanya.
Sementara kordinator MBG Kabupaten Asahan, Adi masih belum menjawab konfirmasi tribun-medan.com.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Sidak SPBE Teluk Dalam, Polres Asahan dan Pertamina Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman |
|
|---|
| Wakil Bupati Asahan Temui Pendemo, Sebut Nelayan Keramba Kerang Tidak Menyalahi Aturan |
|
|---|
| Ratusan Nelayan Kerang Unjuk Rasa dan Bakar Ban di Halaman Kantor DPRD Asahan |
|
|---|
| Masyarakat Tanjungbalai Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Gas LPG 3 Kg |
|
|---|
| Bandar Narkoba di Asahan Ditangkap, Kerap Lakukan Transaksi Ganja di Kos-kosan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-seorang-wanita-mendatangi-SPPG-Prapat-Janji-setelah-didug.jpg)