Suporter dan Pemain Diingatkan Jaga Sikap, PSMS Jadi Klub dengan Denda Komdis PSSI Terbanyak
PSMS Medan tercatat menjadi salah satu klub dengan sanksi disiplin terbanyak pada kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
"Keputusan wasit mungkin tidak selalu memuaskan, tapi ada jalur banding. Sekarang sudah ada VAR, jadi pemain harus bisa mengontrol diri. Jangan sampai emosi berujung kartu merah dan merugikan tim,” katanya.
Indra mengajak suporter PSMS untuk tetap menunjukkan dukungan dengan cara yang positif.
“Emosi boleh, tapi jangan sampai merugikan tim. Jadikan ini pelajaran. Mari fokus mendukung PSMS dengan cara yang baik, karena sanksi-sanksi seperti ini justru bisa memperlambat langkah klub untuk kembali ke kasta tertinggi,” tegasnya.
Ia berharap para pecinta PSMS kembali menata sikap dan memberikan energi positif untuk membangkitkan kejayaan Ayam Kinantan. “Yang sudah terjadi biarlah. Kita dukung dengan dewasa, penuh sportivitas. PSMS butuh dukungan cerdas, bukan amarah,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)
| Erwin Gutawa Disanksi Tiga Laga dan Denda Rp5 Juta |
|
|---|
| Suporter Berulah, PSMS Kembali Didenda Rp 30 juta oleh Komisi Disiplin PSSI |
|
|---|
| Presiden Klub PSMS Pertanyakan Keputusan Komdis, Aksi Flare di Parkiran Berujung Denda 30 Juta |
|
|---|
| Total Denda Komdis PSSI untuk PSMS Tembus Rp212,5 Juta |
|
|---|
| Suporter Nyanyikan Yel-yel untuk Tekan Lawan, PSMS Medan Didenda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SUPORTER-MASUK-LAPANGAN-Seorang-suporter.jpg)