Dua Kali Jadi Korban, Motor Kakak Ipar Dicuri di Medan Denai
Aksi pencurian sepeda motor kembali terekam kamera Closed-Circuit Television (CCTV) di kawasan Medan Denai.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi pencurian sepeda motor kembali terekam kamera Closed-Circuit Television (CCTV) di kawasan Medan Denai. Kali ini, korban bernama Ifatul Aziza melaporkan kehilangan sepeda motor milik kakak iparnya yang dicuri dua pria diduga pelaku maling, Kamis (12/3).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (11/3) sekitar pukul 15.20 WIB, di kawasan Jalan Denai, Gang Morning, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai.
Saat itu, korban (kakak ipar Ifatul) sedang memunguti barang dagangan berupa kain brokat yang jatuh tercecer di depan rumah produksi miliknya.Dia (kakak ipar) baru datang mau ambil barang, ada barang yang jatuh tercecer, itulah yang dirapikannya. Waktu dia merapikan, si maling itu datang," ujar Ifatul Aziza saat dikonfirmasi Tribun Medan, Kamis (12/3).
Berdasarkan dari rekaman CCTV yang diperoleh, terlihat dua pelaku mengendarai sepeda motor matik jenis Vario berboncengan melintas di lokasi. Mereka sempat melaju sembari menyatroni situasi rumah-rumah, namun kemudian berputar balik setelah melihat kondisi korban yang lengah. "Kan dia sudah lewat, mungkin bagi dia ada kesempatan, jadi dia balik lagi," ungkapnya.
Saat beraksi, satu orang pelaku turun dan dengan sigap langsung mendekati sepeda motor korban merek Honda Beat warna putih biru yang terparkir di depan rumah. Padahal kondisi stang sepeda motor telah dikunci, pelaku yang diduga menggunakan kunci letter T berhasil mematahkan stang dan menghidupkan sepeda motor tersebut. "Kunci stang kanan pun itu. Dikunci sama kakakku," jelas Ifatul.
Baca juga: Kapolres Pematangsiantar Konsolidasikan Pasukan Hadapi Lebaran, Siap Kawal Arus Mudik
Kejadian ini sontak diketahui setelah seorang sopir mobil pick-up pengangkut pasir yang melintas sempat berhenti dan berteriak memberi tahu korban. Namun, saat korban dan keluarganya keluar rumah, kedua pelaku sudah melarikan diri membawa motor menuju ke arah Jalan Sukarami.
"Ia cuma bilang gini, kereta itu udah dilarikan, arahnya ke Sukarami'. Itu pun kakak saya baru keluar," tuturnya.
Menurut Ifatul, bahwa kejadian tersebut bukan kali pertama keluarganya kehilangan sepeda motor di lokasi yang sama. Ia mengungkapkan, pada bulan Juni tahun 2025, motor milik kakak iparnya yang lain juga raib digondol maling. "Ini yang udah kedua kalinya di tempat yang sama. Yang pertama itu waktu bulan 6 tahun lalu, baru semalam kejadian lagi. Dua kali sebenarnya," keluhnya.
Keluarga korban pun menduga pelaku merupakan orang yang tidak asing dengan lingkungan sekitar. Kecurigaan itu muncul setelah unggahan CCTV di media sosial yang mendapat respons dari warganet yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa dengan ciri-ciri pelaku yang mirip.
"Ada yang komen, 'Kak, di tempat saya juga di awal Ramadan'. Kebetulan modusnya sama, dengan ciri-ciri orangnya pun sama. Berarti kan orang-orang situnya sebenarnya, dekat-dekat sekitaran Denai," kata Ifatul.
Atas kejadian ini, korban telah membuat laporan ke Polsek Medan Area. Ifatul berharap polisi dapat segera menangkap para pelaku, terlebih aksi mereka sudah terekam jelas oleh CCTV.
Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Khairul Fajri Lubis mengatakan bahwa korban telah membuat laporan kepolisian di Polsek Medan Area, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. "Masih lidik ya bang," pungkasnya. (cr9/Tribun-Medan.com)
Pencurian Motor Modus Baru
Modus Pencurian Motor Terbaru
Kasus percobaan pencurian motor
Pencurian Motor di Medan Denai
| Polda Sumut Berikan Dukungan Psikososial kepada Anak Korban Peristiwa Pencurian di Medan Marelan |
|
|---|
| Motor Dicuri Saat Nginap Bareng Pacar, Gara-gara Lupa Mencabut Kunci |
|
|---|
| Motor Penjaga Konter Pulsa di Medan Perjuangan Dicuri |
|
|---|
| Polda Sumut Tangkap 4 Pelaku Pencurian dengan Modus Ganjal ATM, Korban Rugi Rp706 Juta |
|
|---|
| Polda Sumut Ungkap Pencurian Modus Ganjal Mesin ATM, Korban Rugi Rp 706 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-pencurian-motor.jpg)