Rangkaian Evaluasi Manajemen Tim PSMS, Ramon Tribulietx Jadi Direktur Teknik
PSMS Medan terus menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan tim menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Rekomendasi Jaringan Pertemanan
FENDI mengakui proses perekrutan Ramon tidak lepas dari rekomendasi jaringan pertemanan yang dimiliki klub di dunia sepak bola. Menurutnya, hubungan baik antarinsan sepak bola sering kali membuka peluang kerja sama yang positif.
"Ada rekomendasi dari teman. Itulah gunanya pertemanan dalam sepak bola. Kita tidak harus bermusuhan dengan klub lain. Kita berteman dan pada akhirnya bisa saling membantu," katanya.
Lebih lanjut, Fendi berharap kehadiran Ramon dapat mempercepat proses adaptasi para pemain baru terhadap filosofi permainan yang akan diterapkan tim. Ia menyadari bahwa tidak semua pemain Indonesia dapat dengan mudah memahami konsep permainan yang dibawa pelatih asing, terutama karena faktor bahasa dan komunikasi.
Karena itu, keberadaan Eko Purdjianto dan jajaran pelatih lokal dinilai akan menjadi jembatan penting dalam proses tersebut. "Harapan saya, Coach Ramon bisa cepat menerapkan filosofi kepada pemain-pemain baru agar mereka cepat beradaptasi. Tidak bisa dipungkiri, mungkin tidak semua pemain Indonesia mudah menerapkan filosofi dari pelatih asing karena kendala bahasa dan komunikasi. Di situlah peran Coach Eko dan pelatih lainnya untuk membantu proses adaptasi tersebut," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PSMS-MEDAN-Ramon-Tribulietx-resmi-menjadi-Dirtek-PSMS.jpg)