Deli Serdang Terkini

Camat Biru Biru Diduga Arahkan Para Kades Ikut Bimtek, Rahmat Ngaku Tanda Tangan Dipalsukan Staf

Camat Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang, Rahmat Hidayat diduga menyalagunakan kewenangan dengan memerintahkan 17 Kepala Desa.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
ISTIMEWA
TANDA TANGAN DIPALSUKAN : Camat Biru-Biru, Rahmat Hidayat memberikan kata sambutan di salah satu acara beberapa waktu lalu. Saat ini Rahmat ngaku tanda tangannya dipalsukan. 

Inisiatif dia sendiri itu, tadi aku tanya dan dia ngaku. Aku suruh dia buat pernyataan," ujar Rahmat Hidayat yang dihubungi Rabu sore. 

Rahmat mengaku sudah menjatuhkan sanksi Surat Peringatan (SP) kepada yang bersangkutan.

Meski sudah memalsukan tanda tangannya belum ada niatnya untuk membawa kasus ini ke pidana.

Ia pun masih berprasangka baik kalau tanda tangannya baru kali ini saja dipalsukan. 

"Udah aku SP dan nanti aku lapor ke Pak Bupati. Tanda tangan itu di scan nya. Jadi katanya kemarin itu ada salah satu Kades yang minta SPT (surat Perintah Tugas untuk berangkat ke acara Bimtek), tapi rupanya dia langsung-langsung aja nggak ada bilang dan minta petunjuk sama Camat termasuk sama Kasi PMD. Biasanya kan ada estafet kalau dari staf ini, murni konyolnya aja dia ini," kata Rahmat. 

Saat itu Rahmat mengakui kalau surat dibagikan dan telah beredar di seluruh Kepala Desa yang berjumlah 17.

Dari seluruh Desa itu diakui sempat ada pada malam hari yang menghubungi dirinya dan mempertanyakan soal kebenaran surat itu.

Saat itu ia mengaku untuk yang kedua kalinya tau awal mula surat tersebut, berbeda dengan keterangan dirinya di awal.

Ia sendiri sejauh ini tidak mengetahui berapa pastinya kepala desa se Biru-Biru yang mengikuti kegiatan Bimtek tersebut.

"Kalau lembaga yang mengadakan kegiatan Bimtek itu kita pun nggak tau siapa. Nggak ada mereka datang ke kita. Nggak ada itu (ada dijanjikan sesuatu apabila sukses acara)," ucap Rahmat. 

Kegiatan Bimtek untuk Pemerintah Desa di Kabupaten Deli Serdang berulang-ulang kali dilaksanakan untuk setiap tahunnya.

Karena banyak menghabiskan anggaran desa kegiatan ini pun sempat menjadi perhatian khusus dari Kejaksaan Negeri Deli Serdang.

Pihak Kejaksaan sendiri heran mengapa kegiatan Bimtek desa di Deli Serdang terlalu sering.

Dalam kegiatan Bimtek terakhir ini Pemkab Deli Serdang sendiri sudah memberi penegasan bahwasanya tidak terlibat dalam kegiatan tersebut. 

(dra/tribun-medan.com). 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved