Agnes Redyna Br Siahaan, Menguatkan Diri Sekaligus Menguatkan Sesama
Agnes menanamkan nilai untuk selalu menghargai orang lain tanpa menghakimi.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
Baginya, gelar Duta Muda adalah amanah besar sebagai representasi perempuan muda yang aktif dan berdampak sosial.
“Bagi saya, gelar ini adalah amanah. Ini bukan titik akhir, tetapi titik awal untuk bekerja lebih nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ketertarikannya terhadap isu kesehatan semakin kuat melalui pengalaman lomba video edukasi perilaku hidup sehat. Ia ingin menyampaikan bahwa hidup sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Pengalaman akademiknya juga diperkaya melalui program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Kemendikbud di Universitas Negeri Semarang. Dari pengalaman tersebut, Agnes belajar memahami keberagaman budaya, pola pikir, serta pentingnya kolaborasi lintas latar belakang.
Di usia muda, ia juga aktif menjadi pembicara dalam berbagai forum pemuda dan edukasi sosial. Meski sempat merasa minder, Agnes percaya proses belajar dan evaluasi diri mampu membangun kepercayaan diri secara bertahap.
Bukan Hanya Berprestasi, Tapi Harus Berdampak
Menurut Agnes, tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah krisis arah dan tekanan sosial akibat standar kesuksesan instan di era digital.
“Banyak anak muda punya potensi besar, tetapi sering kehilangan arah karena tekanan sosial dan standar kesuksesan instan,” katanya.
Agnes menilai kepercayaan diri lahir dari kemampuan mengenali nilai diri sendiri, bukan dari perbandingan dengan orang lain.
“Kepercayaan diri bukan tentang merasa paling hebat, tetapi tentang mengenal nilai diri sendiri,” ujarnya.
Dalam memaknai produktivitas, Agnes tidak melihatnya sebagai kesibukan semata.
“Produktif bukan berarti selalu sibuk, tetapi melakukan hal yang bernilai dan berdampak,” jelasnya.
Baginya media sosial dapat menjadi ruang edukasi dan advokasi jika digunakan secara bijak.
“Media sosial bisa menjadi ruang edukasi dan pemberdayaan, jika digunakan dengan sadar dan bertanggung jawab,” katanya.
Kegiatan pengabdian masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup Agnes. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat terlibat dalam penggalangan bantuan untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh.
| Nongkrong Sambil Kerjakan Tugas, Mahasiswa USU Syok Motornya Raib di Parkiran Kafe |
|
|---|
| Regal Springs Indonesia Gelar Kuliah Umum untuk Mahasiswa USU |
|
|---|
| Devina Zulkifli, Temukan Potensi Diri Lewat Beragam Pengalaman |
|
|---|
| Dua Mahasiswa USU Jadi Korban Pencurian, Sepeda Motor di Indekos Raib Digondol Maling |
|
|---|
| Sonya Lalla Saragih, Energi Tak Terbatas untuk Bahasa dan Generasi Muda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Agnes-Redyna-Br-Siahaan-Winner-Duta-Muda-Puteri-Sumatera-Utara-2025.jpg)