Berita Sumut Terkini

DAFTAR 15 Tuntutan Buruh se-Sumut yang Berunjuk Rasa di DPRD Sumut Hari Ini

Seratusan Buruh yang tergabung dalam elemen Exco Partai Buruh dan Serikat Pekerja / Serikat Buruh (SP/SB) Sumut menggelar aksi unjuk rasa.

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
AKSI UNJUK RASA BURUH: Seratusan Buruh gelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut, Kamis (28/8/2025). Dalam unjuk rasa ini mereka menuntut kenaikan upah gaji buruh dan penghapusan outsourching. 

Selain itu sejumlah buruh juga terlihat membawa poster yang berisikan menagih janji pemerintah. 

"Hapus pajak pesangon, Pak Bobby kami buruh Sumut berikan upah layak  dan rumah layak,agar Gubsu Bobby realisasikan perumahan layak bagi buruh, Hapus outsourcing, tolak upah murah, stop PHK, bentuk Satgas PHK," tulisan dalam poster tersebut. 
Mereka juga menyanyikan lagu untuk menghapuskan outsourcing dan menolak upah murah.

"Tolak-tolak,  tolak outsourcing tolak outsourcing sekarang juga. Tolak-tolak, tolak upah murah sekarang juga," teriak. 

Mereka pun mengeluhkan adanya pajak gaji dan pesangon oleh pihaknya.  

"Pesangon, gaji, dan uang jaminan hari tua di pajak saka negara. Kalau di PHK  kita dapat itu,  tapi dipajak, jahat apa baik. Negara kita jahat kawan-kawan," jelasnya. 

Para buruh juga menyinggung soal  gaji anggota DPR yang cukup melukai hati Masyarakat.

"Pejabat kita banyak onani. Onani itu memuaskan diri sendiri ya bukan negatif. Mereka hanya memuaskan diri sendiri tidak untuk rakyat. Tunjangan perumahannya Rp 50 juta, gilak gak," ucapnya. 

Selang berapa lama, salah satu anggota DPRD  Sumut dari F PKS  Abdul Rahim Siregar menemui para massa. 
Dalam pertemuan itu, Abdul mengatakan, dari aspirasi 15 tuntutan itu akan dibahas oleh pihak DPRD sumut.

"Saya mewakili kawan-kawan DPRD Sumut  mengapresiasi teman-teman dalam aksi hari ini. Dari 15 tuntutan ini menunjukkan masih banyak yang harus direvisi dari kinerja kami dan pemerintah," tuturnya.

Untuk itu, kata Abdul,  atas 15 tuntutan ini pihaknya mengakui masih kurang baiknya sistem dan SDM  pemerintahannya. 

"Masih kurang baiknya sistem dan SDK pemerintahannya. Atas hal ini, negeri membutuhkan integritas bukan hanya omon-omon saja. 15 aspirasi ini sesuai arahan kawan-kawan akan kita diskusikan di dalam gedung DPRD," jelasnya.

Usai menyampaikan aspirasi,  sejumlah buruh pun  memasuki  gedung DPRD Sumut untuk membahas 15 tuntutan itu.
Setelah melakukan  pertemuan dengan DPRD,  aksi unjuk rasa itupun dinyatakan selesai. Namun tak dirinci para buruh hasil dari pertemuan itu. 

Hingga saat berita ini diterbitkan,  aksi unjuk rasa para buruh telah selesai.  Dimana jalan Imam Bonjol kembali dibuka. 

1. Hapuskan Outsourcing dan Tolak Upah Murah (HOSTUM).

2. Segera sahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved