Banjir dan Longsor di Sumut
Warga Korban Banjir Memprihatinkan, DPRD Nilai Pemko Medan Tak Siap Hadapi Banjir
Keluhan terbesar warga datang dari lokasi yang padat pengungsi, terutama di Medan Marelan.
Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
Tribunnews.com/PEMKO MEDAN
Sebagian warga Medan Utara masih mengungsi. Rumah masih berlumpur penuh sampah bekas banjir parah, Selasa (2/12/2025)
Warga Terjun Marelan yang terdampak banjir parah, ketinggian air hingga seleher, hingga Selasa mengeluhkan masalah kebersihan dan tak ada bantuan petugas medis ke lapangan.
Rizky mengaku masih memulihkan rumah abang berlumpur dan perabotan yang telah menjadi sampah, namun tak ada bantuan petugas kebersihan.
"Sampai hari ini gak ada petugas kebersihan. Kompleks kami di Terjun penuh sampah, dan bau. Waega mulai sakit tak ada kehadiran pemerintah. Kami takut sampah bau sudah dua hari jadi sumber penyakit," katanya.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Berita Terkait: #Banjir dan Longsor di Sumut
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sebagian-warga-Medan-Utara-masih-mengungsi-Rumah.jpg)