Berita Nasional
Mengapa Harga Plastik Mahal? Inaplas Ungkap Penyebabnya
Asosiasi Industri Olefin Aromatik Plastik (Inaplas) mengungkapkan, kenaikan harga plastik ini tak lepas dari kondisi geopolitik Timteng.
“Jangan sampai nanti ke standby mode. Kalau standby mode itu sudah kita harus mesin hidup, tapi tidak jalan. Nah, kita masih di survival mode sekarang,” ungkapnya.
Strategi ini diterapkan agar industri tetap berjalan di tengah naiknya biaya produksi akibat harga plastik yang mahal dan ketergantungan terhadap pasokan bahan baku dari Timur Tengah.
Baca juga: SBY Angkat Bicara Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Dukung Prabowo Desak Investigasi
Sumber Bahan Baku Plastik
Bahan baku plastik pada umumnya berasal dari bahan bakar fosil, terutama minyak bumi dan gas alam.
Kedua sumber ini mengandung senyawa hidrokarbon yang dapat diolah menjadi polimer sintetis, yaitu bahan dasar dari berbagai jenis plastik yang kita gunakan sehari-hari.
Tanpa melalui proses kimia yang panjang, bahan mentah tersebut tidak dapat langsung menjadi plastik, sehingga diperlukan tahap pengolahan bertahap untuk menghasilkan polimer yang siap dibentuk.
Baca juga: Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati di Tengah Jalani Kasus, Diketawai Mawa
Sumber utama bahan baku plastik adalah minyak bumi, yang menghasilkan senyawa seperti etilena dan propilena.
Kedua senyawa ini merupakan monomer penting untuk membuat jenis plastik populer seperti polietilena (PE) yang digunakan pada kantong belanja, serta polipropilena (PP) yang banyak dipakai untuk kemasan makanan dan peralatan rumah tangga.
Selain minyak bumi, gas alam juga menjadi sumber penting karena mengandung metana yang dapat dikonversi menjadi etilena dan propilena, sehingga dapat menghasilkan jenis plastik yang sama.
Selain bahan fosil, ada juga bahan alternatif seperti batubara dan selulosa.
Baca juga: Ammar Zoni Blak-blakan Alasan Pakai Narkoba, Eks Suami Irish Bella: Saya Sakit, Saya Korban
Batubara dapat diproses menjadi gas sintetis yang kemudian dijadikan monomer untuk plastik tertentu.
Sementara itu, selulosa yang berasal dari tumbuhan banyak dimanfaatkan untuk membuat bioplastik seperti PLA, yang lebih ramah lingkungan karena berasal dari sumber terbarukan dan lebih mudah terurai dibanding plastik berbasis minyak bumi.
Kehadiran bioplastik menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Proses pembuatan plastik secara umum dimulai dari pengolahan minyak atau gas bumi untuk menghasilkan etana atau propana.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 6 April 2026 Turun Rp 26.000 Per Gram, Ini Rinciannya
Senyawa ini kemudian diproses lebih lanjut menjadi etilena dan propilena, yang menjadi bahan dasar dalam proses polimerisasi.
Dalam proses tersebut, monomer-monomer kecil bergabung membentuk rantai panjang polimer seperti PE dan PP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/harga-plastik-dan-mengapa-harga-plastik-mahal.jpg)