Berita Viral
Kajari Medan dan Jaksa NTT Diduga Terlibat Pemerasan, Pengacara Bawa 2 Unit HP Bukti Percakapan
Fransisco mengatakan pihaknya telah membawa dua unit telepon genggam milik Hironimus Sonbay dan ayahnya Sebagai barang bukti
TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Ridwan Sujana Angsar dan Koordinator Pidana Umum Kejati NTT Noven Verderikus Bulan diduga terlibat kasus pemerasan terhadap kontraktor Hironimus Sonbay alias Roni.
Hal itu diungkap Pengacara kontraktor Hironimus Sonbay alias Roni, Fransisco Bernando Bessi.
Fransisco mengatakan pihaknya telah membawa dua unit telepon genggam milik Hironimus Sonbay dan ayahnya, Dominikus Sonbay, ke Kejaksaan Tinggi NTT sebagai barang bukti.
“Di dalam dua HP tersebut terdapat seluruh percakapan dan rekaman terkait dugaan pemerasan oleh dua oknum jaksa itu,” ujar Fransisco kepada Kompas.com, Rabu (13/5/2026).
Baca juga: PENYEBAB Satpam Tusuk Satpam di Surabaya, Pelaku Sempat Pinjam Akun Pinjol Korban Berujung Cekcok
Menurut Fransisco, selain percakapan WhatsApp, terdapat pula rekaman wawancara langsung dengan Roni yang menjelaskan kronologi dugaan permintaan uang oleh Ridwan dan Noven.
Terjadi sejak 2021
Fransisco menjelaskan dugaan permintaan uang bermula pada 2021 saat Ridwan masih menjabat sebagai Kajari Kupang.
Yang Sejuk di Mal, yang Panas di Kampung Artikel Kompas.id Permintaan uang disebut dilakukan secara bertahap sebanyak tiga kali.
Pembayaran pertama terjadi di Hotel Sasando, Kupang. Saat itu, Ridwan diduga meminta uang Rp 100 juta, namun Roni mengaku hanya mampu menyerahkan Rp 50 juta.
Baca juga: Ustaz Pengajar Ngaji Diduga Cabuli Santri dalam Majelis Taklim di Purwakarta, Polisi Catat 6 Korban
Pertemuan tersebut berlangsung setelah Roni memenangkan proyek renovasi sekolah dan dihubungi Ridwan untuk bertemu.
Pembayaran kedua sebesar Rp 50 juta dilakukan melalui seorang perantara bernama Gusti Pisdon.
Dari jumlah itu, sekitar Rp 40 juta disebut diterima Ridwan, sedangkan Rp 10 juta diduga diberikan kepada jaksa lain.
Selanjutnya, pembayaran ketiga sebesar Rp 50 juta dilakukan di kawasan Stadion Oepoi dengan alasan kebutuhan perjalanan ke Jakarta.
Baca juga: Josepha Siswi Dicurangi Kini Diundang Wapres Gibran, Juri dan MC Dinonaktifkan MPR RI
Keluarkan ratusan juta rupiah
Fransisco juga mengungkap adanya pembayaran lain ketika proyek renovasi sekolah diperiksa tim Kejaksaan Negeri Kupang dan intelijen Kejati NTT.
Kajari Medan Terlibat Pemerasan
Pengacara Beberkan Kajari Medan Terlibat Pemerasan
Kajari Medan
Ridwan Sujana Angsar
| PENYEBAB Satpam Tusuk Satpam di Surabaya, Pelaku Sempat Pinjam Akun Pinjol Korban Berujung Cekcok |
|
|---|
| Ustaz Pengajar Ngaji Diduga Cabuli Santri dalam Majelis Taklim di Purwakarta, Polisi Catat 6 Korban |
|
|---|
| PROFIL Achmad Syahri Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Kader Gerindra |
|
|---|
| Josepha Siswi Dicurangi Kini Diundang Wapres Gibran, Juri dan MC Dinonaktifkan MPR RI |
|
|---|
| JURI Cerdas Cermat Indri Wahyuni Diduga Curhat di Story WA, Tak Merasa Salah: yang Iri Makin Panas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengacara-ungkap-Kajari-medan.jpg)