Internasional

BAKU Tembak di Dekat Gedung Putih, Trump Aman, Pelaku Tewas di Tangan Secret Service

Pelaku penembakan dibawa ke rumah sakit, tetapi kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Tayang: | Diperbarui:
Youtube
PENEMBAKAN GEDUNG PUTIH - Tangkap layar YouTube ABC News (Australia) 24 Mei 2026, memperlihatkan situasi di sekitar Gedung Putih setelah terjadi insiden penembakan. Seorang pria tewas ditembak Secret Service setelah terjadi baku tembak tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah petugas Secret Service di luar Gedung Putih, Sabtu (23/5/2026) malam.  

Baku tembak ini berakhir dengan tewasnya pelaku dan melukai seorang warga sipil.

Petugas Dinas Rahasia atau Secret Service AS menembak seorang pria setelah ia melepaskan tembakan di pos pemeriksaan keamanan di luar Gedung Putih pada Sabtu (23/5/2026) malam waktu setempat, kata Secret Service dalam sebuah pernyataan.

Pelaku penembakan dibawa ke rumah sakit, tetapi kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Seorang warga sipil juga tertembak dalam insiden tersebut.

Baca juga: GUBERNUR Bobby Tolak Tandatangani Proyek Bermasalah Rp 484 M, Pemprov Sumut Buka Suara

Belum diketahui apakah warga sipil tersebut, terkena tembakan dari tersangka atau tertembak saat baku tembak terjadi antara tersangka dan petugas Secret Service.

Warga sipil tersebut, dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi serius dan sedang menjalani operasi, kata sumber penegak hukum yang memiliki pengetahuan langsung kepada MS NOW.

Sumber tersebut menyebut warga sipil itu sebagai seorang pria muda.

Tidak ada personel Secret Service yang terluka dalam penembakan tersebut.

Presiden AS Donald Trump berada di Gedung Putih saat insiden terjadi, tetapi tidak terdampak, menurut Secret Service.

Direktur Komunikasi Gedung Putih, Steven Cheung, mengunggah pernyataan di X sekitar dua jam setelah penembakan.

Baca juga: Pesta Pernikahan Berdarah di Tanjung Priok, Ibunda Pengantin Ditusuk Mantan Suami di Atas Panggung

“Presiden Trump sedang bekerja pukul 8 malam. Tidak bisa berhenti, tidak akan berhenti.”

Tersangka penembakan diidentifikasi bernama Nasire Best, 21 tahun, menurut dua sumber yang mengetahui kasus tersebut kepada MS NOW.

Mengutip Fox News, Best diduga memiliki beberapa catatan pelanggaran sebelumnya dengan Secret Service serta memiliki riwayat masalah kesehatan mental.

Ia pernah ditahan oleh Secret Service pada 26 Juni 2025 karena menghalangi agen dan membuat ancaman.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved