Kasus Korupsi di BGN

PDIP Sudah Tahu Program MBG Bakal Jadi Bancakan Korupsi, Surat Rahasia Bocor Larang Kader Terlibat

Menurutnya, PDIP telah melihat adanya potensi persoalan dalam pelaksanaan program tersebut sejak tahap awal.

Tayang:
TRIBUN MEDAN
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto usai menghadiri acara Kulturanesia di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026). 

Karena itu, seluruh kader partai diminta menjaga integritas dan tidak menjadikan program tersebut sebagai ladang keuntungan.

“DPP PDI Perjuangan menginstruksikan kepada seluruh kader Partai pada Tiga Pilar Partai (Struktural, Legislatif, dan Eksekutif) … dilarang keras, baik secara langsung maupun tidak langsung, memanfaatkan Program MBG untuk mencari keuntungan finansial atau bentuk manfaat material lainnya.”

Instruksi tersebut berlaku bagi seluruh unsur partai, mulai dari pengurus, anggota legislatif, hingga kader yang menduduki jabatan eksekutif.

 Tiga Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka

Pernyataan Hasto muncul setelah Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan petinggi BGN sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Selain Dadan Hindayana, dua nama lain yang turut menjadi tersangka adalah Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Ketiganya diduga terlibat dalam penyimpangan tata kelola program MBG, termasuk dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan berbagai persoalan dalam proses kemitraan pelaksanaan program.

Kasus tersebut kemudian memicu perombakan besar-besaran di tubuh BGN. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru dengan mandat melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola program MBG.

Di akhir pernyataannya, Hasto menegaskan bahwa PDIP mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, setiap dugaan penyalahgunaan program yang menggunakan uang rakyat harus ditangani secara transparan dan tuntas.

Kasus MBG kini menjadi salah satu perkara korupsi yang paling menyita perhatian publik karena berkaitan langsung dengan program yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Di tengah upaya pemerintah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap BGN, proses hukum terhadap para tersangka menjadi sorotan utama masyarakat yang menuntut akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran negara.

(Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved