Ramadan 2026

Mandi Junub Setelah Imsak Apakah Boleh? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya mengatakan bahwa mandi junub setelah imsak puasanya tetap sah. Namun umat muslim tetap disarankan menjaga kebersihan.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
ChatGPT
MANDI JUNUB- Ilustrasi seorang pria sedang melaksanakan mandi junub sebelum melaksanakan salat subuh di rumah. 

Bulan suci bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kedisiplinan dalam menjaga kebersihan lahir maupun batin.

Baca juga: Hukum Islam Merayakan Malam Tahun Baru Masehi, Ini Penjelasan UAS dan Buya Yahya

Pemahaman yang benar tentang mandi junub dan waktu imsak diharapkan dapat membuat umat Islam lebih tenang dan mantap dalam menjalankan ibadah puasa.

Penjelasan Soal Mandi Junub

Mandi wajib atau mandi junub merupakan kegiatan membersihkan atau menyucikan diri dari hadas besar dengan cara menyiram air ke seluruh bagian tubuh.

Sesuai dengan namanya, mandi wajib memang harus dilakukan ketika seseorang berada dalam kondisi hadas besar, misalnya setelah berhubungan suami istri atau ketika keluar air mani akibat mimpi basah, masturbasi, maupun karena rangsangan tertentu.

Dalam kondisi tersebut, seseorang diwajibkan bersuci agar kembali dalam keadaan suci secara syariat.

Baca juga: Bacaan Lengkap Allahumma Ballighna Ramadhan, Arab, Latin dan Artinya

Jika tidak melakukan mandi wajib setelah mengalami hal-hal tersebut, maka ia tidak diperbolehkan menjalankan beberapa ibadah tertentu.

Ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, hingga tawaf tidak sah dilakukan dalam keadaan hadas besar.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat dari yang menyebutkan bahwa salat tidak diterima dari orang yang berhadas sampai ia berwudu.

Berbeda dengan mandi biasa, mandi wajib memiliki tata cara khusus.

Baca juga: Link Alarm Sahur 2026, Suara Mimi Peri Diremix Hingga yang Islami

Rukun yang Harus Dipenuhi

Ada dua rukun utama yang harus dipenuhi.

Pertama adalah membaca niat, yang boleh diucapkan dalam hati, namun lebih baik jika dilafalkan.

Kedua adalah membasuh seluruh bagian luar tubuh tanpa terkecuali, termasuk rambut dan bulu, serta memastikan air sampai ke kulit dan pangkal rambut.

Dijelaskan pula adab mandi janabah secara lebih rinci.

Dianjurkan untuk memulai dengan mencuci kedua telapak tangan, kemudian membersihkan kotoran yang ada di tubuh termasuk area kemaluan.

Baca juga: Kata-Kata Sahur Lucu yang Viral di 2026, Bikin Ngakak di saat Ngantuk Melanda

Setelah itu berwudu seperti hendak salat, lalu membaca niat dan mengguyur seluruh tubuh dari kepala hingga kaki sebanyak tiga kali.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved