Ramadan 2026
Mandi Junub Setelah Imsak Apakah Boleh? Ini Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya mengatakan bahwa mandi junub setelah imsak puasanya tetap sah. Namun umat muslim tetap disarankan menjaga kebersihan.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Selanjutnya, disunnahkan mengguyur bagian tubuh sebelah kanan tiga kali, kemudian bagian kiri tiga kali.
Dianjurkan pula menggosok seluruh tubuh agar air benar-benar merata.
Setelah itu, berpindah tempat dan membasuh kedua kaki untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewat, terutama di telapak kaki.
Baca juga: Link Download Jadwal Sahur Ramadan 2026 atau Imsakiyah di Kota Medan
Adapun bacaan niat mandi wajib adalah:
Bahasa Arab
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Latinnya :
“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”
Artinya :
“Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar fardhu karena Allah ta’aala.”
"Kalau mandi junub saat puasa itu cukup meratakan air ke seluruh tubuh. Cuma kalau dilakukan saat sedang tak berpuasa, dianjurkan membasuh air ke semua lubang yang ada pada tubuh hukumnya sunnah," kata Imam Masjid Baitur Ridwan Bogor Barat, M Husen.
Dari seluruh rangkaian tersebut, yang benar-benar wajib adalah niat, membersihkan najis jika ada, dan mengalirkan air ke seluruh tubuh.
Sementara tata cara lainnya termasuk sunnah muakkad yang sangat dianjurkan dan sebaiknya tidak diabaikan.
Tata Cara Mandi Junub Menurut Imam Al-Ghazali
Imam Al-Ghazali dalam Bidayatul Hidayah menjelaskan adab mandi janabah mulai dari masuk kamar hingga keluar kamar mandi.
1. Saat memasuki kamar mandi, mulailah membasuh kedua telapak tangan terlebih dahulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mandi-junub-sebelum-imsak-dan-salat-subuh-di-rumah.jpg)