Sumut Terkini
Perjalanan Dara Latifa Jadi Pebalap Sepeda Berprestasi di Kancah Nasional dan Internasional
Dia mulai mengenal olahraga ini ketika sudah berusia 14 tahun pada tahun 2017 lalu.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
"Tahun 2020 saya juga mencoba menjajal nomot road bike untuk menambah pengalaman dan prestasi," ungkap Dara.
Prestasi yang diraih Dara terus mengalir. Pada tahun 2021, dia semakin membuktikan namanya di dunia balap sepeda Indonesia.
Alumni SMP Negeri 30 Medan ini meraih juara Enduro Kejurnas 2021 di Garut, Jawa Barat.
Kemudian meraih juara Enduro Sriwijaya Dempo 2021, dan meraih peringkat ketiga nomor QOM Road pada Tour Presisi Lampung 2021.
Tahun 2022, Dara mulai mengukir prestasi internasional. Alumni SD Negeri 067245 ini meraih juara nomor Enduro Batam Internasional, runner-up MTB XC Grand Fondo Danau Ranau, runner-up MTB XCO Kediri, runner-up Enduro Kejurnas 2022 Banyuwangi, dan peringkat ketujuh Kejuaraan Dunia 2022 di Palangkaraya.
Nama Dara semakin dikenal setelah meraih dua medali emas pada SEA Games 2023 Kamboja.
Di multi event paling bergengsi Asia Tenggara itu, Dara meraih emas dari nomor MTB XCR dan MTB XCE.
Selain SEA Games, Dara juga meraih prestasi luar biasa sepanjang tahun 2023 seperti, runner-up MTB Eliminator World Championship, peringkat ketiga XCO U-23 Kejuaran Asia di India, peringkat enam XCO Asian Games, dan juara MTB XCO Thailand Cup 2023.
Nama Dara semakin melejit menarik minat tim asal Kazakhstan, Astana Dewi memberikan kontrak pada tahun 2024.
Raihan prestasi itu membuat pemilik tinggi 158 cm ini pun menjadi harapan Sumatera Utara untuk meraih emas pada PON 2024. Apalagi balap sepeda dimainkan di Sumut.
Namun keberuntungan belum memihak Dara. Saat menjalani latihan di Turki bersama timnya Astana Dewi, Dara mengalami cedera.
Dia pun tidak bisa tampil maksimal pada PON 2024 dan hanya mampu finis di posisi keenam.
"Sedih dan bangga. Saya sedih karena Pelatda PON 2024 sudah dimulai sejak 2022, tapi tidak bisa maksimal karena cedera. Saya bangga, karena saya masih bisa finis di posisi keenam. Saya sempat jatuh, tapi bangkit dan melanjutkan balapan," ungkap Dara.
Meski gagal menyumbangkan medali di PON 2024, Dara tidak patah semangat. Apalagi ini bukan pertama kalinya dia mengalami kekecewaan.
Kesedihan dan kekecewaannya sempat terjadi pada tahun 2023, di mana dia sempat mengalami insiden saat melakukan try out ke Thailand.
| Beri Solusi Percepatan, Menteri Dody Optimis Sekolah Rakyat Garapan Waskita Segera Berfungsi |
|
|---|
| Nama-Nama Juara TOTK 2026, Kategori 100K, 60K, 28K, 10K dan 5K |
|
|---|
| Bupati Samosir Lepas Kategori 10K, 5K, dan Kids, Lengkapi Rangkaian ToTK 2026 |
|
|---|
| Pemprov Sumut Genjot 4.432 Kegiatan Pembangunan, Rp1,5 Triliun Anggaran Sudah Berkontrak |
|
|---|
| Gubsu Bobby Nasution Bersama Bupati Samosir Vandiko Gultom Lepas Peserta Lomba 100K ToTK 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pebalap-sepeda-andalan-kota-Medan-Dara-Latifa.jpg)