Sumut Terkini

Terungkap Wiro Sableng Bunuh Pedagang Pajak Buah Berastagi, Awalnya Ingin Bobol Kios

Dimana, proses pemeriksaan dilakukan mulai dari olah TKP hingga melakukan pengecekan CCTV di seputar lokasi kejadian. 

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
NIAT BOBOL KIOS - Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto (tengah), didampingi sejumlah personel menanyai pelaku pembunuh Lina Abrina br Simanjuntak saat di press rilis, di Mapolres Tanah Karo, Jumat (29/8/2025). Pelaku bernama Wiro Sableng Siboro itu, awalnya ingin membobol kios namun melihat kios korban masih buka langsung timbul niat merampok korban. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO- Pelaku pembunuhan seorang wanita pedagang kain yang ditemukan meninggal di Pajak Buah Berastagi, Minggu (24/8/2025) kemarin terungkap yaitu Wiro Sableng Siboro.

Pria yang diketahui merupakan warga Kabupaten Samosir itu, ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Tanah Karo beserta Polsek Berastagi di kediamannya di Dusun Sihorbo horbo, Desa Pamutaran, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, Rabu (27/8/2025) kemarin. 

Saat rilis di Mapolres Tanah Karo, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto mengungkapkan jika pelaku berhasil diamankan dari sejumlah pengembangan yang dilakukan oleh personel.

Dimana, proses pemeriksaan dilakukan mulai dari olah TKP hingga melakukan pengecekan CCTV di seputar lokasi kejadian. 

"Dari olah TKP dan rekaman dari beberapa CCTV di sekitar lokasi kejadian, kita analisa dan muncul lah indikasi tersangka.

Selanjutnya tim langsung melakukan pengembangan dan tersangka berhasil ditangkap di Samosir," ujar Eko, Jumat (29/8/2025). 

Ketika ditanya mengenai motif dari pelaku yang tega menghabisi nyawa korban secara tragis, Kapolsek Berastagi AKP Henry DB Tobing menjelaskan jika pelaku awalnya memiliki masalah faktor ekonomi.

Dimana, sang istri di kampung sedang hamil besar dan membutuhkan dana untuk persalinan sehingga pelaku awalnya berniat untuk membobol kios yang ada di kawasan Pasar Buah Berastagi

"Motifnya ekonomi, awalnya dia dari tempat tinggalnya di Gang Sibayak Berastagi hendak membobol warung di Pasar Buah. Pertama itu dari sekitar Jalan Gundaling, tapi di tugu perjuangan masih ramai orang dia beralih ke Jalan Kantor Camat," ucapnya. 

Setibanya di kawasan tersebut, pelaku melihat dari deretan kios yang sudah tutup ada satu kios yang terlihat masih buka.

Dimana, pelaku melihat korban masih beraktivitas di kiosnya dengan melakukan live di media sosial.

Melihat hal tersebut, Henry menjelaskan jika pelaku memliki niatan untuk merampok korban.

Dimana, modus pelaku berpura-pura untuk membeli sendal di kios korban namun karena pisau yang dibawa oleh pelaku terliat oleh korban sehingga korban berteriak. 

"Namun korban yang sudah curiga langsung berteriak, dan pelaku lantas langsung mengatakan jika ia hanya ingin mengambil harta korban. Tapi karena korban berteriak, pelaku langsung menusuk korban dimana dari hasil autopsi ada sembilan luka tusukan," katanya. 

Amatan www.tribun-medan.com, saat dihadirkan di press rilis di Aula Mapolres Tanah Karo tadi pelaku tampak mengenakan masker berwarna hijau.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved