Breaking News

Sumut Terkini

Buntut Dugaan Pemerasan, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Julihan dan Kompol Agustinus Dinonaktifkan

Selain Kombes Julihan, Kapolda juga menonaktifkan jabatan Kasubbid Paminal Propam Kompol Agustinus Chandra Pietama.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
PERAS POLISI - Kabid Propam Polda Sumut Kombes Julihan Muntaha, ketika diwawancarai beberapa waktu lalu. Ia diterpa isu dugaan pemerasan sesama Polisi mulai dari ratusan juta hingga Rp 1 Miliar modus cari-cari kesalahan personel. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto menonaktifkan jabatan Kabid Propam, Kombes Julihan Muntaha.

Selain Kombes Julihan, Kapolda juga menonaktifkan jabatan Kasubbid Paminal Propam Kompol Agustinus Chandra Pietama.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, penonaktifan keduanya berdasarkan rekomendasi Kapolda buntut dugaan pemerasan sesama Polisi yang dilakukan keduanya.

"Benar. Sudah dinonaktifkan,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Selasa (25/11/2025).

Ferry mengatakan, untuk Kompol Agustinus Chandra Pietama akan diperiksa Bid Propam.

Sedangkan Kombes Julihan, akan diperiksa Mabes Polri karena statusnya sudah perwira menengah.

"Masih berproses pemeriksaan."

Sebelumnya, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sumut Kombes Julihan Muntaha diterpa isu tak sedap.

Pejabat utama Polda Sumut itu diduga memeras sesama Polisi mulai dari puluhan juta, ratusan dan Miliar.

Bukan cuma Kombes Julihan, Kasubbid Paminal Propam Polda Sumut Kompol Agustinus Chandra juga diduga terlibat.

Bahkan, Kompol Chandra disebut-sebut sebagai kaki tangan Kombes Julihan memeras sesama Polisi.

Hal ini terkuak dari unggahan akun media sosial Tik tok @tan_jhonson88 yang mengunggah dugaan-dugaan pemerasan yang dilakukan Kombes Julihan Muntaha dan Kompol Agustinus Chandra.

Untuk memuluskan pemerasan, Kombes Julihan diduga kerap mengaku sebagai teman dekat Kapolda Sumut, sehingga personel takut mengadu.

Dalam jepretan layar yang dibagikan akun @tan_jhonson88, ada 10 poin dugaan pemerasan yang dilakukan mulai dari mencari-cari kesalahan personel.

Beberapa diantaranya yang diungkap ialah pemerasan personel Ditresnarkoba Polda Sumut Ipda Welman Simangunsong, berawal dari pengakuan salah satu tersangka kasus narkoba.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved