Sumut Terkini
Soal Pencopotan Ijeck, Ketua DPD Golkar Siantar Ajak Pengurus Melawan: Ada Kekuatan dari Luar
Padahal kata Mangatas, DPD Partai Golkar Tingkat I Provinsi Sumatera Utara sudah mengajukan Musda.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Ketua DPD Partai Golkar Tingkat II Pematangsiantar, Mangatas M Silalahi merasa sangat kesal dengan pencopotan Musa Rajekshah dalam posisinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tingkat I Sumatera Utara.
Mangatas bahkan menyebut Bahlil Lahadalia gagal memimpin partai sebesar Golkar.
Dikatakan Mangatas, berdasarkan AD/ART partai dan surat edaran yang dikeluarkan DPP Partai Golkar menyatakan periodesasi kepengurusan DPD Partai Golkar Daerah Tingkat I dan Tingkat II baru akan berakhir setelah penetapan jadwal Musyawarah Daerah (Musda).
“Dan itu sudah ada surat edarannya. Itu ada larangan dan instruksi dari DPP untuk mencopot atau menempatkan Pelaksana tugas di DPD Tingkat I dan Tingkat II. Tapi ini justru ditabrak pengurus dan ketua umum sendiri,” kata Mangatas.
Padahal kata Mangatas, DPD Partai Golkar Tingkat I Provinsi Sumatera Utara sudah mengajukan Musda.
Namun ketetapan jadwal Musda ini tak digubris oleh DPP selaku pemegang otoritas partai tertinggi.
“(Pencopotan Ijeck) ini betul diperiksa nggak sama Ketua Umum ini? Karena surat yang dikeluarkan Ketum ini hari minggu (14/12/2025). Kuat dugaan ini ada yang setir Ketua Umum kita,” kata Mangatas
“Ada kekuatan lebih besar dari luar dan haus kekuasaan terhadap Partai Golkar. Diduga ini sudah muncul sejak awal-awal. Kasihan ketua kita (Ijek) ini. Padahal beliau sudah banyak mengalah,” kata Mangatas.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar periode 2019-2024 ini menyampaikan bahwa ia sendiri telah menelahaah surat edaran periodesasi berakhirnya kepemimpinan Partai Golkar di daerah sampai dilaksanakan Musda.
“Ada mahkamah partai. Ini blunder ini. Seolah-olah DPP Partai Golkar tidak mengerti aturan partai sendiri.
Ini yang buat kita nggak nyaman. Negara ini sedang dilanda bencana. Takutlah terhadap Tuhan, jangan pakai nafsumu untuk kekuasaan kelompok. Lihat apa yang terjadi terhadap negara ini,” kata Mangatas.
Mangatas pun mengajak semua kader Partai Golkar di Tingkat II Kabupaten/Kota untuk melawan demi kelangsungan masa depan partai yang mereka cintai ini.
“Kekuatan di tangan kader. Ini harus kita lawan. Ini pasti (pencopotan Ijek) karena orderan. Kalau seperti ini, jadi penonton teruslah Partai Golkar sampai Pemilu 2029,” kata Mangatas.
Baca juga: PENGAKUAN Kabid Dinkes Aceh Utara, Berkali-kali Minta Bantuan Alkes ke Kemenkes Tapi Tak Digubris
Baca juga: Pertamina Kerahkan Transportasi Multi-Moda, Penyaluran BBM Tembus Takengon
Baca juga: Wapres Gibran di Nias, Perintahkan Bangun Jembatan Agar 4 Desa Tak Terisolasi
Musa Rajekshah alias Ijeck buka suara soal pencopotannya sebagai Ketua DPD Golkar Sumut.
Posisi Ijeck digantikan Ahmad Doli Kurnia Tanjung.
| Skenario Licik Sopir dan Perampok Penumpang Angkot Morina 81 Terbongkar, Pura-pura Disandera |
|
|---|
| Pihak Yayasan yang Rawat Kakek Nurdin Lubis Bandingkan Pelayanan RSUD Amri Tambunan dengan Grand Med |
|
|---|
| BRIN: Indeks Daya Saing Kabupaten Simalungun di Bawah Skor Rata-rata Sumut |
|
|---|
| Dinilai Lama Penanganan Terhadap Pelaku Penipuan Online, Masyarakat Datangi Polres Tanjungbalai |
|
|---|
| Bentuk Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan ke Ahli Waris Honorer Dishub Binjai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ijeck-golkar-sumut-copot.jpg)