Sumut Terkini
Sekretaris DLH Pemko Medan Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
Birokrasi Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali diguncang gelombang pengunduran diri pejabat atau mutasi ke Pemprov Sumut.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN — Birokrasi Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali diguncang gelombang pengunduran diri pejabat atau mutasi ke Pemprov Sumut. Terbaru, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Suti Saidah, resmi melepas jabatannya.
Kabar tersebut dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemko Medan, Subhan Fajri Harahap, Rabu (11/2/2026).
“Ya benar (mengundurkan diri), berdasarkan surat permohonan yang bersangkutan yang telah masuk ke kami,” ujar Subhan.
Menurutnya, surat permohonan pengunduran diri itu tertanggal 2 Februari 2026 dan telah disampaikan langsung ke BKPSDM pada awal bulan ini. Subhan menegaskan, keputusan tersebut tidak berkaitan dengan persoalan kinerja.
“Selama ini kinerjanya baik. Dalam suratnya disebutkan alasan mendekati masa pensiun dan ingin fokus bersama keluarga,” ungkapnya.
Pengunduran diri Suti Saidah menambah daftar panjang kekosongan jabatan di lingkungan Pemko Medan. Sorotan publik pun mengarah pada semakin banyaknya posisi strategis yang belum terisi definitif.
Saat ini, sejumlah jabatan eselon III tercatat kosong. Bahkan di level eselon II, sedikitnya 10 kursi kepala dinas masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Kondisi ini memunculkan pertanyaan soal stabilitas dan efektivitas roda birokrasi di tengah berbagai agenda pembangunan kota.
Pejabat Elit RSUD Pirngadi Ikut Mundur
Gelombang pengunduran diri juga terjadi di RSUD dr Pirngadi Medan, rumah sakit milik Pemko Medan. Direktur RS Pirngadi Suhartono dan Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medis, Drg Afifudin resmi mengajukan pengunduran diri.
Informasi tersebut dibenarkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Surya Syaputra Pulungan MKes, meski saat itu proses administrasi masih berjalan di BKD.
“Informasinya memang ada dua, Direktur dan Wadir Pelayanan. Tapi secara administrasi masih proses pengajuan di BKD,” ujar Surya.
Ia menjelaskan, alasan pengunduran diri keduanya berbeda. Direktur RSUD disebut ingin lebih dekat dengan keluarga karena anaknya tengah menempuh pendidikan spesialis di luar daerah. Sementara Wadir Pelayanan Medis berencana melanjutkan pendalaman pendidikan spesialis kedokteran gigi.
Di internal rumah sakit, tanda-tanda pergantian kepemimpinan sempat menjadi perbincangan. Kepala Tim Humas dan Hukum RSUD dr Pirngadi, Gibson Girsang SKep, mengaku telah mendengar kabar tersebut, meski belum menerima surat resmi saat itu.
“Secara administrasi kami belum menerima surat apa pun dari BKD atau Pemko. Tapi memang beredar informasi Direktur dan Wadir Pelayanan mengundurkan diri. Saya juga sempat lihat ada yang beres-beres barang,” kata Gibson.
| Pria di Tapteng Cabuli Anak di Bawah Umur, Awalnya Pelaku Berniat Mencuri di Rumah Korban |
|
|---|
| Rayakan Hari Pendidikan Nasional, PT AR Ajak Pelajar dan Mahasiswa Berani Bercita-cita |
|
|---|
| Bupati Asahan Rotasi Asisten dan Kepala Dinas, Berikut Nama-namanya |
|
|---|
| Polres Toba Ringkus Bandar, Pengedar dan Pemakai Sabu, Berikut Kronologinya |
|
|---|
| 5000 Pemuda dan Pelajar Siantar Hadiri KKR Akbar ‘Surga Terbuka’, Usung Misi Transformasi Karakter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gedung-Pemko-Medan-tahun-2025.jpg)