Sumut Terkini

Harga Beras Meroket, Pengusaha Kusulitan Gabah hingga RPK Kecewa dengan Bulog

Harga beras medium yang sebelumnya berkisar Rp14.000 per kilogram kini telah menembus Rp16.000 per kilogram.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
HARGA BERAS- Pekerja mengangkut karung berisi gabah hasil panen ke kendaraan pengangkut di salah satu sentra produksi padi di Sumatera Utara. Kelangkaan gabah yang dikeluhkan pelaku usaha penggilingan disebut menjadi salah satu pemicu kenaikan harga beras yang kini menembus Rp16.000 per kilogram di sejumlah daerah. 

Keluhan datang dari pedagang yang tergabung dalam program Rumah Pangan Kita (RPK).

Pemilik RPK di kawasan Helvetia, Agus, mengaku keberatan dengan kebijakan pengambilan beras SPHP yang kini dilakukan di Gudang Bulog Medan Labuhan.

“Ada gudang Bulog di Mabar, Jemadi, dan Mustafa. Tapi sekarang kami harus mengambil ke Medan Labuhan,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan tersebut menambah beban operasional pedagang kecil karena jarak tempuh yang lebih jauh.

“Selain memakan waktu lebih dari satu jam, biaya sewa mobil pikap juga naik hampir dua kali lipat. Kami pedagang kecil, bukan agen yang punya kendaraan operasional sendiri. Ini sangat memberatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Medan, Lutfillah Barus, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menjelaskan bahwa pengalihan pengambilan beras SPHP ke Gudang Medan Labuhan dilakukan menyesuaikan ketersediaan stok.

“Gudang lainnya saat ini fokus untuk penyaluran bantuan pangan,” ujar Lutfillah singkat.

(cr26/tribun-medan.com)

 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved