Baca Selengkapnya di Tribun Medan
Polisi Prioritaskan Jaga 4 Titik
Menurut Erry, perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momen berlibur bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.
- Kerahkan 10 Ribu Personel Amankan Natal
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi berharap kondusivitas Sumut semakin terjaga, sehingga masyarakat yang melaksanakan kegiatan Natal dan Tahun Baru 2017 merasa aman dan nyaman.
Menurut Erry, perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momen berlibur bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Mobilisasi masyarakat akan meningkat sehingga muncul titik konsentrasi di tempat tertentu.
Untuk itu, personel akan disiagakan guna mencegah aksi teror di lokasi tersebut. "Peningkatan aktivitas ini harus diantisipasi aparat keamanan. Makanya, kita gelar operasi lilin selama 10 hari sejak hari ini," kata Erry.
Operasi Lilin 2016 mengerahkan 85.744 personel Polri, 15.096 personel TNI, 55.130 personel gabungan dari Satpol PP, Dishub, Dinkes, Pramuka, dan Jasa Raharja. Para personel akan ditempatkan di 1.609 pos pengamanan dan 634 pos pelayanan.
"Saya berharap operasi ini berjalan dengan baik dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak nyata dari pelayanan yang diberikan. Mari sama-sama kita jaga kondusivitas Sumut," katanya dikutip dari Kompas.com, Jumat (23/12).
Kapolda Sumut Irjen Pol Ryco Amelza Dahniel mengatakan, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, pihaknya menurunkan sekitar 10 ribu personel.
"Daerah yang menjadi prioritas keamanannya adalah Kota Medan. Ini prioritas utama, disusul berapa daerah seperti Tanjungbalai, Tapsel dan Simalungun," kata Rycko.
Sebelumnya, Kapolda Sumut mendatangi tiga gereja di Medan untuk memastikan persiapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar. Ketiga gereja tersebut adalah Gereja Kathederal di Jalan Pemuda Medan, Gereja GPIB Imanuel Jalan Diponegoro, Medan, dan Gereja HKBP di Jalan Sudirman Medan.
Tak Ada Pengaman Khusus
Di Gereja Katedral Medan tidak ada persiapan pengamanan khusus pada saat merayakan Natal. Pihak gereja menyerahkan keamanan perayaan Natal kepada pihak kepolisian.
"Keamanan kita serahkan kepada pihak kepolisian," kata Pastor Sesarius Petrus,
Pastor Paroki Santa Maria Dikandung Tanpa Dosa Asal-katedral Medan, Jumat.
Ia mengatakan, selama masa Natal, pengamanan ibadah adalah tanggung jawab bersama seluruh umat. Sebab, katanya, keamanan tidak hanya perlu saat Natal, tapi merupakan kebutuhan pribadi.
"Keamanan adalah kebutuhan kita bersama. Kebutuhan sehari-hari," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/petugas-jihandak-yon-zipur-idd-gereja-dame-tribun_20161223_172409.jpg)