Digoda, Begini Jawaban Ustaz Abdul Somad soal Ditawari Uang Rp 1 Miliar
Menurut pendakwah, Ustadz Abdul Somad (UAS), dirinya ditawari uang agar tidak bicara keras dalam berdakwah.
TRIBUN-MEDAN.COM - Cara menguji orang dan menguji emas bisa dilakukan dengan mudah.
Menurut pendakwah, Ustaz Abdul Somad (UAS), dirinya ditawari uang agar tidak bicara keras dalam berdakwah.
"Cara menguji orang dan emas, ini caranya," katanya Ustadz Abdul Somad.
Baca: Update- Koalisi Dukung Prabowo Subianto, PKS Terima dan Apresiasi Demokrat
Kalau menguji emas, bakar emas itu.
"Kalau dikasih emas kawin, dibakar, kalau menjadi hitam, itu tandanya palsu, itu caranya," katanya.
Sedangkan untuk menguji orang, menurut UAS, kalau mau menguji orang kasih dia uang.
"Sekarang, banyak orang yang berubah karena uang," katanya tanpa menyebut siapa orang-orang yang telah berubah itu.
Baca: Jarang Disadari! Inilah 5 Tanda Kekurangan Protein, Jangan Sepele jika Mudah Masuk Angin
Karena itu, UAS menyebutkan, dirinya juga tidak luput dari godaan uang yang sangat besar jumlahnya.
"Jadi, nanti, kalau ada yang bertanya, Ustaz Somad mengapa cakap keras? Jawab saja, karena belum dapat duit," katanya berseloroh.
Kalau UAS sudah berubah, bicara lemah, tidak lagi bicara keras, maka kata dia, saat itu, dirinya sudah menerima sejumlah uang agar bungkam melihat kemungkaran yang terjadi.
"Jadi, saya ditawari Rp 500 juta, tidak mau. Ditawari Rp 1 miliar, tidak mau, Ngapain masuk neraka karena Rp 1 miliar saja, sikit kali," katanya memberikan ungkapan bahasa Melayu, yang berarti sedikit sekali.
Meski demikian, kata UAS, bagaimana kalau jumlahnya Rp 1 triliun, mau kah?
"Kalau jumlahnya Rp 1 triliun, mau masuk ya? Iya pula," katanya menunjuk ucapan sejumlah orang yang menyaksikan secara langsung dakwah tersebut.
Baca: Happy Birthday, Fatin Shidqia Lubis! Di Sini Baru Terungkap Nama Panggilannya Ms Kawai
Walau Rp 1 triliun, kata UAS, dia tetap tidak akan mau.
"Karena, uang itu hanya ibarat jari telunjuk dimasukkan ke segelas air, kemudian diangkat, maka air yang menetes dari ujung jari itu seperti uang yang ditawarkan tersebut," katanya.