Modifikasi tari Zapin Siswa SMA N I Medan
Tari Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan dikalangan raja-raja di
Tari Zapin pada mulanya merupakan tarian hiburan dikalangan raja-raja di istana setelah dibawa oleh para pedagang-pedagang di awal abad ke-16, tarian ini bersifat edukatif dan sekaligus menghibur. Musik pengiring tari Zapin menggunakan alat musik petik gambus dan tiga buah alat musik tabuh gendang kecil yang disebut marwas, ditarikan oleh penari perempuan bahkan penari campuran laki-laki dengan perempuan.
Namun, kini tak jarang tari Melayu ini dimodifikasi sedemikian rupa untuk memudahkan pengenalannya pada generasi Muda. Seperti yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA Negeri I Medan, Strada. Ditemui Tribun, Rabu (6/7) sore usai latihan, mereka menuturkan konsep tari melayu yang ditampilkan lebih elegan dengan menggunakan beberapa properti seperti kipas. "Sering tari tradisional itu dianggap kuno dan kaku. Kami ingin membuktikan bahwa itu tidaklah benar,"ujar Dinda Maurelova (16), anggota Strada. (mom/tribun-medan.com)