Ngopi Sore
Ikan PKI Ditangkap di Jogja
Simbol-simbol komunis, simbol-simbol PKI, atau yang mirip, atau yang dianggap mirip, dimusnahkan.
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
Maka tidaklah mengherankan apabila sejumlah forum diskusi yang mengagendakan pembahasan tentang komunisme dan sosialisme, dibubarkan paksa.
Di Mojokerto, Jawa Timur, lima orang personel band Mesin Sampink, ditangkap polisi karena saat tampil di panggung membawakan lagu Genjer-genjer. Polisi yang menangkap menyebut lagu ini sebagai lagu PKI. Simbol-simbol komunis, simbol-simbol PKI, atau yang mirip, atau yang dianggap mirip, dimusnahkan.
Teranyar mengemuka kabar konyol dari Jogjakarta. Seorang kawan yang lain mengirimkannya ke saya. Ia sebelumnya mendapatkan kabar ini dari akun Facebook milik perekayasa foto digital kenamaan, Agan Harahap.
Di dinding akunnya, Agan memampangkan satu foto Ikan Louhan yang di bagian kepalanya terdapat satu pola guratan yang mirip dengan palu arit.
Yang membuat saya terkekeh panjang adalah tulisan yang menyertai gambar ini. Tulisan mirip berita yang berjudul "Seekor Ikan Berlogo PKI Diamankan Polisi".
Saya kutipkan isinya (sebagaimana aslinya): Tim aparat gabungan Polres Bantul dan Intelgab Kodam Jaya berhasil mengamankan seekor ikan jenis louhan yang memiliki corak menyerupai palu arit di kepalanya. Ikan louhan tersebut dijual di sebuah kios di PASTY (Pasar Hewan Dan Tanaman Hias Yogyakarta) Jalan raya Bantul.
Melalui keterangannya, pihak Kepolisian melaporkan bahwa penjual dan pemilik ikan louhan yang berinisial AH itu telah digelandang ke kantor polisi untuk diamankan dan dimintai keterangan. Pihak Kepolisian juga menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan penyelidikan intensif terkait dengan dugaan makar. Dalam penangkapan ini, tim gabungan juga berhasil mengamankan barang bukti berupa enam ekor ikan dan tanaman hias yang diduga memiliki corak serupa.
Belakangan, dari kawan di Jogja, saya akhirnya tahu bahwa kabar ini tidak benar. Hanya satire, dan saya tertawa semakin panjang. Tapi di penghujung tawa, saya terkesiap. Ikan PKI yang ditangkap polisi bukanlah satire biasa. Satire ini pastilah berasal dari orang yang telah sampai pada ambang batas kedongkolan dan kompromi dalam menyikapi kedunguan.
twitter: @aguskhaidir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ikan-pki_20160509_183316.jpg)