Ngopi Sore
Percik Api Konflik di Sumatera Utara, Anda Harus Cepat Bereaksi, Pak Gubernur
Benar atau tidaknya latar belakang kerusuhan masih simpang siur. Polisi masih melakukan penyidikan. Namun pembakaran memang terjadi.
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
Misalnya, apakah benar suara penolakan terhadap rumah makan penyedia babi panggang merupakan suara mayoritas masyarakat muslim Lubukpakam, atau hanya sekelompok orang demi kepentingan tertentu. Pelajari dengan sungguh-sungguh, apakah memang benar ada gangguan, atau sudah tepatkah Peraturan Bupati Deliserdang dikeluarkan. Jika memang benar mengganggu dan melanggar, jangan ragu bersikap tegas --tentunya dengan terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan pihak yang menentang protes.
Pula begitu dengan peristiwa di Tanjungbalai. Upaya untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai, setelah lebih dahulu diidentifikasi, harus dilakukan sangat cermat dan mendetail. Sebab penanganan yang setengah-setengah, apalagi jika sampai membiarkan, berpotensi menyulut huru-hara yang lebih besar di masa mendatang.
Saya memang bukan siapa-siapa. Cuma warga Sumut biasa, yang namun --sebagaimana diatur dalam undang-undang-- punya hak untuk bersuara dan berharap. Dan saya berharap Sumut tetap selo. Saya kira, ini bukan keinginan yang berlebihan, Pak Gub.
twitter: @aguskhaidir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tanjungbalai_20160730_153809.jpg)