Unimed Miliki Laboratorium Multimedia Bahasa, Ini Fitur dan Keunggulannya
Tak sekadar mendengar dan berbicara bahasa asing, laboratorium multimedia bahasa ini juga dapat digunakan untuk, menulis, dan membaca.
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Randy P.F Hutagaol
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebagai sarana penunjang sistem akademis, Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam hal ini Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris telah memiliki Laboratorium Multimedia Bahasa dengan teknologi dan fitur terbaru.
Laboratorium ini menggantikan laboratorium sebelumnya, yang hanya dilengkapi dengan perlengkapan audio.
Kepala Laboratorium Multimedia Babasa, Farida Hanim Saragih menyebutkan, laboratorium ini merupakan satu-satunya laboratorium multimedia bahasa yang dilengkapi dengan 70 unit komputer dengan fitur pronounce.
"Ini sudah dipersiapkan sejak Juni 2016 lalu, ada 70 unit komputer dengan spesifikasi lengkap yang didukung 12 bahasa. Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Rusia, dan lainnya. Ini satu-satunya laboratorium multimedia bahasa di Indonesia yang memiliki fitur pronounce. Ini fitur yang berfungsi untuk melatih mahasiswa dalam penyempurnaan lafal bahasa asing," sebut Farida Hanim Saragih kepada www.tribun-medan.com di Laboratorium Multimedia Bahasa Unimed, Rabu (12/10/2016).
Tak sekadar mendengar dan berbicara bahasa asing, laboratorium multimedia bahasa ini juga dapat digunakan untuk, menulis, dan membaca.
Seluruh unit komputer terhubung dengan internet sehingga materi pembelajaran dapat diakses melalui website berupa Audio, Video, Kamus Online, Gramar Checker, Online Research, Online Colaboration, Berbagi Materi dan Evaluasi Hasil Kerja Mahasiswa.
Laboratorium ini akan aktif dipergunakan 17 Oktober mendatang dengan dua metedologi.
"Aktif 17 Oktober. Ada sekitar seribu mahasiswa dari dua program studi, Pendidikan Bahasa Inggris dan Sastra Inggris yang akan mempergunakan lab ini. Ada dua metode pembelajaran CALL (Computer Assited Language Learning) dan TELL (Technology Enhanced Language Learning)," tutur Farida.
Selain dipakai untuk keperluan akademis Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Unimed, laboratorium ini juga nantinya akan dipakai dalam International English Language Testing System (IELTS) dan Toefl.
"Kami akan menjalin kerja sama dengan Cambridge University. Ini langkah awal Unimed untuk menjadi Testing Centre di Indonesia," pungkasnya.
(cr2/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/laboratorium-bahasa-unimed_20161012_190834.jpg)