Pria Ini Hilangkan 400 Kg Bobot Mobilnya Demi Mencapai Kecepatan Maksimal

"Ini aku beli sewaktu aku kuliah di Jogja. Hanya seminggu dipakai ke kampus langsung dirombak untuk balap. Bobotnya sekarang sekitar 600 kg"

Tayang:
Penulis: Hendrik Naipospos |
Tribun Medan / Hendrik
Seorang mobil berpose di Honda Civic Nova 1988 yang dimodifikasi untuk keperluan Drag Race, Rabu (21/12/2016). (Tribun Medan / Hendrik) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menggandrungi dunia balap mobil atau Drag Race, Thea Druce Kaban atau biasa dipanggil Ocee membeli Honda Civic Nova 1988 pada 2012 lalu dan merombaknya secara total.

Berbagai aksesori diganti dengan aksesori yang lebih ringan, seperti mencopot dashboard dan jok, mengganti kaca standar mobil dengan kaca achrilic, memperpendek knalpot, bahkan memotong bagasi belakang.

Bobot mobil yang awalnya diperkirakan 1 ton, saat ini hanya berbobot sekitar 600 Kg. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban tarikan mesin untuk dapat melaju secepat mungkin.

"Ini aku beli sewaktu aku kuliah di Jogja. Hanya seminggu dipakai ke kampus langsung dirombak untuk balap. Bobotnya sekarang sekitar 600 kg. Sudah terbuang 400 kg," kata Ocee kepada Tribun di Pendopo Universitas Sumatera Utara (USU).

Baca: Inilah Dasar Pemberian Nama Komunitas Omlet yang Fokus Modifikasi Otomotif

Tak hanya meringankan bobot kendaraan, Ocee juga merombak total mesin Honda Civic Nova ini. Kapasitas mesin yang awalnya 1300 CC saat ini sudah 1500 CC.

Ia turut menceritakan pengalamannya berbalap, Ocee pernah masuk garis finish dengan waktu terbaik yakni 8,9 detik.

"Panjang lintasan Drag Race itu 201 meter. Waktu terbaik yang pernah saya catatkan itu 8,9 detik. Mesin ini 1500 CC tapi lawan tandingnya di atas 1500 CC bahkan lebih dari 1700 CC," sambungnya.

Kecepatan yang tinggi tak terlepas dari performa piston. Ocee mengakui, bahwa mesinnya pernah jebol saat berbalapan, sehingga ia berulang kali mengganti piston.

Untuk menghasilkan kecepatan tinggi dan harga terjangkau ia lantas menggunakan piston dengan merek ZE Custom.

"Kualitas piston ini tak berbeda jauh dengan piston racing, harga juga lebih murah. Jadi apabila piston jebol kita gak perlu bayar mahal," jelas Ocee.

Sekilas, mobil ini terlihat tak menggunakan knalpot. Knalpot mobil ini hanya memiliki panjang sekitar 30 cm dari header, di mana pada umumnya knalpot memiliki panjang sekitar 2 meter.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi hambatan pembuangan saat mobil melaju dalam kecepatan maksimal.

Sampai saat ini, Ocee tak mengetahui berapa uang yang telah ia keluarkan untuk memodifikasi kendaraannya ini. Namun ia memprediksi bahwa modifikasi sudah mencapai ratusan juta rupiah.

"Mungkin sudah empat kali harga mobil ini. Sekitar itu," tuturnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved