Kunjungan Raja Arab Saudi

Ke Indonesia, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Mau Apa?

Baik pemberitaan maupun keriuhan netizen itu menyinggung banyak topik, memakai beragam "nada" pula—ada yang biasa-biasa saja, obyektif, analitik,

Tayang:
Ke Indonesia, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Mau Apa? - raja-salman-tiba-di-bandara-halim-perdanakusuma-tribun_20170301_143439.jpg
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Raja Salman dan rombongan.
Ke Indonesia, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Mau Apa? - raja-arab-saudi-salman-bin-abdulaziz-salman-tribun_20170301_142537.jpg
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Raja Salman dan rombongan.
Ke Indonesia, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Mau Apa? - raja-salman_20170301_131638.jpg
Kompas TV
Raja Salman tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (1/3/2017)
Ke Indonesia, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Mau Apa? - presiden-joko-widodo-dan-raja-salman_20170227_223146.jpg
Ist
Presiden Joko Widodo dan Raja Salman

Arab Saudi pun memperkirakan beragam skenario menyikapi efek anjloknya harga minyak masih akan berkembang hingga 2020. Meski sudah tak lagi menjadi 90 persen pendapatan, minyak lagi-lagi masih jadi harapan utama perekonomian Arab Saudi.

Pemasukan dari minyak pada 2017 diharapkan naik lagi, terutama setelah organisasi produsen dan pengekspor minyak pada pengujung November 2016 sepakat memangkas total kuota produksi kolektif.

Targetnya, Arab Saudi bisa meraup pendapatan senilai 480 miliar riyal—setara sekitar Rp 1.680 triliun memakai kurs Rp 3.500 per riyal Arab Saudi—dari minyak, untuk mengejar proyeksi penerimaan negara sebesar 692 miliar riyal pada 2017. Angka "minyak" ini naik dari realisasi 329 miliar riyal pada 2016.

Jadi, sepertinya tak perlu juga berlebihan membangun narasi pemaknaan soal kunjungan kenegaraan kali ini... (*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved