Pembunuhan Sadis
Warga Terhenyak, Sang Pembunuh Keji yang Membantai Keluarga Riyanti Dikenal Baik dan Taat Ibadah
"Mereka (polisi) bilang Andi Lala terduga pelaku pembunuhan. Saya kaget karena Andi rajin salat ke masjid sekaligus aktif di remaja masjid,”
TRIBUN-MEDAN.com - Banyak warga Jalan Pembangunan-II, Sekip, Lubukpakam, Deliserdang terkejut Andi Matalata alias Andi Lala (35) disebut-sebut sebagai pembunuh lima orang sekeluarga di Mabar, Medan, Minggu (9/4/2017), dini hari.
Pembantaian satu keluarga di Mabar, Medan ini memang menggegerkan publik dan jagat maya. Betapa tidak seluruh anggota keluarga tewas, hanya satu yang luput yakni bayi berusia 4 tahun berinisial K yang berada di bawah kolong tempat tidur.
Baca: Fahri Hamzah Sebut Penundaan Sidang Ahok Sebagai Sandiwara
Baca: Tatkala Hakim Menegur Jaksa Gara-gara Surat Tuntutan Ahok Belum Selesai Diketik
Baca: Dibilang Murahan dan Jual Diri, Jawaban Artis Ini Bikin Neter Bungkam
Keterkejutan warga atas penggeledahan rumah sekaligus penetapan Andi Lala sebagai Daftar Pencarian Orang (buron) terduga pembunuhan keluarga Riyanto, bukan tanpa sebab.
Dalam kesehariannya, Andi Lala dikenal sebagai sosok yang rajin beribadah di masjid. Ia juga sosok yang supel dan bersahabat.
Tak sekadar rajin beribadah, Andi Lala merupakan figur aktif dalam kegiatan keagamaan. Warga bertanya-tanya saat penggeledahan rumah dilakukan personel Polri. 'Bagaimana mungkin?' begitu gumaman warga.
Baca: Lolos dari Pembunuhan Sadis, Dahi Bayi 4 Tahun Ini Dicium Gubernur, Ini Kenangan Terakhir sang Bayi
Baca: Memilukan, Pengakuan Bayi Selamat Korban Pembunuhan Sekeluarga: Teman Ayah yang Terakhir Datang
Baca: Siapa Nyana, Polisi Justru Mengendus Jejak Sang Pembunuh Keji Terendus dari Alat Milik Korbannya
“Kami terkejut saat banyak polisi datang pada Minggu (9/4) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka bilang Andi Lala terduga pelaku pembunuhan, makanya saya kaget karena Andi rajin salat ke masjid sekaligus aktif di remaja masjid,” ujar Tukino (33), teman sekolah Andi Lala, sekaligus tetangga, saat berbincang-bincang bersama Tribun Medan/www.tribun-medan.com, Selasa (10/4/2017) siang.
Tukino menceritakan, Andi Lala juga aktif kegiatan masyarakat di kampung seperti rutin hadir ke acara pengajian.
Bahkan, selalu menghadiri kegiatan sosial di kampung, sehingga warga kecewa bila benar Andi Lala melakukan pembunuhan.
Tukino yang tinggal satu kampung dengan Andi Lala sengaja datang melihat penggeladahan yang dilakukan personel Polri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pembunuhan-sadis-keluarga-riyanto_20170412_062911.jpg)