99 Penumpang Nyaris Celaka, Pilot Wanita Lupa Naikkan Roda Pesawat Usai Lepas Landas

Sebuah pesawat yang membawa 99 orang penumpang nyaris saja bernasib nahas usai pilot lupa untuk menaikkan roda setelah lepas landas.

Tayang:
Pesawat Air India 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebuah pesawat yang membawa 99 orang penumpang nyaris saja bernasib nahas usai pilot lupa untuk menaikkan roda setelah lepas landas.

Hal ini terjadi pada maskapai Air India dengan nomor penerbangan AI676 dari Kalkota menuju Mumbai.

Beruntung pilot yang mengawaki pesawat itu segera menyadari kesalahannya hingga kemudian membawa pesawat itu terbang kembali di atas udara Nagpur, India.

Baca: Ditahan di Tanjung Gusta, Pria Mirip Mantan Gubernur Terpidana Kepergok Bebas di Check-In Bandara

Baca: Pria Bertopi Hitam Melenggang Bebas di Bandara, Ternyata Napi dan Mantan Gubernur Gatot Pujo

Baca: Jalani Masa Hukuman, Gatot Dipindahkan dari Tanjunggusta ke Sukamiskin, KPK Tidak Tahu

Seperti yang dilansir sbs.com.au pilot pesawat yang kedua-duanya adalah perempuan kemudian mengalihkan pendaratannya ke Nagpur usai dinyatakan pesawat itu tidak mempunyai minyak yang cukup untuk terbang ke destinasinya.

"Setelah lepas landas, kedua pilot wanita lupa untuk menarik kembali roda pendaratan (landing gear). Akibatnya, pesawat Airbus A-320 hanya bisa terbang rendah. Pesawat akhirnya hanya bisa naik pada ketinggian 24.000 kaki dimana harusnya naik pada ketinggian 35-37.000 kaki dan terbang dengan kecepatan 230 knot (426 km/jam) selama 1,5 jam berikutnya," lapor pejabat berwenang.

Penerbangan itu normalnya menghabiskan waktu 2 jam setengah namun karena insiden itu hanya dalam waktu 90 menit perjalanan semula sudah habis bahan bakar pesawat.

Baca: Menyedihkan, Beredar Rekaman Bayi Berdarah Indo Disiksa Ibunya Sendiri, Dibanting

Baca: VIDEO: Heboh Ibu Kandung Siksa Lalu Mandikan Bayinya Pakai Cairan Cuci Piring

Baca: Ibu Kandung Siksa Bayinya Heboh di Media Sosial, Awalnya Dilapor Sang Ayah WN Austria

Pendaratan pesawat tersebut langsung dialihkan ke Nagpur seusai pilot sadar kalau pesawat tidak punya cukup bahan bakar.

Satu sumber PPrune memberitahu: "Pesawat Airbus A-320 itu terus terbang dengan kecepatan yang sangat perlahan."

Seperti yang diketahui, pesawat itu terbang di altitud yang lebih rendah dari normal dengan kecepatan 426 km/jam dimana seharusnya terbang dengan kecepatan 926 km/jam.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved