Kedai Tok Awang
Apakah Mesin Jerman Masih Dingin?
Siapapun yang menyukai sepakbola pastinya paham, bahwa Jerman sejak Piala Dunia 1954 telah diidentikkan dengan diesel
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: AbdiTumanggor
"Kita sebenarnya sependapat, Jon. Jerman bermasalah, dan masalahnya kurang lebih sama dengan Brasil. Main Brasil waktu lawan Swiss, ibarat kopi encer yang dingin. Sepat dan cuma bikin sakit perut. Malam tadi, kopi mereka sudah kental lagi. Kayak Kopi Pancong ini. Menari-nari di lidah," kata Lek Tuman menyambung analisisnya.
"Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah Jerman bisa keluar dari tekanan sebagaimana Brasil? Seharusnya, bagi tim sekelas Jerman, enggak masalah. Mereka bukan anak kemarin sore di Piala Dunia. Sudah bolak-balik juara."
Jontra Polta mengerjap-ngerjapkan mata. Barangkali lega lantaran cerocosnya yang panjang ternyata tidak dimaksudkan Lek Tuman untuk mendebatnya.
"Aku rasa juga bisa, Pak Kep."
"Tetapi, Kaka Jon, barangkali saja Kaka Jon lupa. Jerman, kan, juara dunia," kata Pace Pae.
"Iya, betul. Kenapa rupanya?"
"Lha, biasanya, juara dunia, kan, selalu sial di piala dunia berikutnya."
"Kali ini berbeda, Pace. Aku yakin itu. Iya, kan, Pak Kep?"
Lek Tuman mengangguk.
"Bisa, tetapi ada satu lagi pertanyaan penting harus dijawab. Apakah mesin Jerman masih dingin? Kalau masih, bisa-bisa nasib mereka malah lebih tragis dari Argentina. Pelatih Jerman harus sadar kalok timnya bermasalah. Jangan terlalu selo, asyik garuk-garuk dan korek hidung. Meksiko kemarin menunjukkan organisasi permainan mereka tidak berimbang. Ozil dan Toni Kross entah cemana selalu ragu-ragu. Pemain-pemain belakang hobi menyerang, tapi kalok sudah naik sering lupa balik."
"Cocok, Pak Kep!"
Jontra Polta memukul meja, lalu bangkit dari duduknya.
"Jadi, ngomong-ngomong, Pak Kep berani kasih Swedia poin berapa?"
Lek Tuman tak menjawab pertanyaan Jontra Polta.
Dia berdiri, menggamit lengan Jon, lalu melangkah meninggalkan kedai Tok Awang. Jon mengikutinya.
(t agus khaidir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mesut-ozil_20180623_155745.jpg)