Asiong Kobra Sebut Uang Suap Jadi Tradisi di Labuhanbatu

Pemilik PT Binivan Konstruksi Abadi, Effendi Syahputra alias Asiong Kobra mengatakan uang fee alias uang suap jadi tradisi di Labuhanbatu

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Penyuap Bupati Labuhanbatu, Effendi Syahputra alias Asiong diadili 

"Melalui suruhannya si Yazid, Pangonal minta 13 persen tapi saya rasa itu terlalu tinggi makanya saya bilang bahwa fee yang bisanya itu saya beri 10 persen," ucap Asiong Kobra.

Baca: Anak Pangonal Harahap Ungkap Uang Suap Mengalir ke Timses Cagub Sumut dan Bangun Kantor Partai

Setelah mendengarkan kesaksian Asiong Kobra, hakim kemudian menunda sidang pekan depan dengan agenda tuntutan.

Dalam kasus ini, Asiong Kobra memberikan suap pada Pangonal Harahap sebesar Rp 38.882.050.000 dan SGD 218.000 secara bertahap.

Uang tersebut diduga merupakan fee proyek sejak tahun 2016, 2017 hingga 2018.

Sejumlah uang tersebut diserahkan bertahap melalui anak Pangonal, Baikandi Harahap, adik ipar Pangonal, Yazid Anshori dan stafnya Umar Ritonga (Buron).(cr15)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved