Madinah, Pesona Kota Rasul dan Masjid Nabawi
Di sebelah masjid tersebut terdapat makam Nabi Muhammad SAW beserta kedua sahabatnya, Abu Bakar Siddiq dan Umar Bin Khattab.
Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Berjarak 455 Km dari Kota Makkah yang ditempuh dengan perjalanan selama 5 jam, Kota Madinah menyimpan berbagai pesona.
Pada kota tersebut kita akan melihat Masjid Nabawi, salah satu masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW.
Di sebelah masjid tersebut terdapat makam Nabi Muhammad SAW beserta kedua sahabatnya, Abu Bakar Siddiq dan Umar Bin Khattab. Pada masjid tersebut juga kita akan menemukan mimbar dan mihrab Rasulullah.
Seorang muttawif (pemandu Haji dan Umrah) yang telah berprofesi lima tahun terakhir, Achmad Supandi mengatakan di dalam Masjid Nabawi terdapat tempat yang dinamakan Raudah.
"Bagian ini merupakan jantung Masjid Nabawi yang diistimewakan tetapi sangat kecil yang bernama Riad ul-Jannah(Taman Surga)," katanya.
Tempat tersebut, menurut Achmad merupakan bagian dari perluasan makam Nabi Muhammad (Raudhah) hingga mimbarnya.
Biasanya, tutur Achmad, para jamaah Haji mengantri masuk menuju tempat ini karena apabila melakukan salat atau berdoa di Raudah, karena percaya doanya akan dikabulkan.
"Ada yang perlu diingat,karpet di Raudhah itu warnanya hijau muda sedangkan sebagian besar karpet atau sajadah masjid Nabawi berwarna merah," ujarnya.
Di lokasi dengan panjang 22 Meter dan lebar 15 meter itu, Achmad mengatakan para jamaah harus mengantri karena lokasi yang tak terlalu besar. Untuk jamaah laki-laki lokasi dibuka 24 jam, namun untuk para wanita hanya pada jam-jam tertentu.
Waktu untuk wanita biasanya, setelah salat Subuh hingga menjelang Zuhur, lalu ba’da Zuhur hingga Ashar, kemudian ba’da shalat Isya hingga hampir tengah malam.
"Raudhah ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad yakni, wilayah antara rumahku dengan mimbarku adalah salah satu taman surga, dan mimbarku itu berada di atas kolamku," ujarnya.
Pantauan tribun-medan.com, Masjid Nabawi terdapat beberapa pintu. Pintu tersebut seperti Bab Arrahmah, Bab Jibril dan Bab Nisa.
Bila kita ingin memasuki Raudhah maka kita harus mengantre. Petugas masjid telah membagi lokasi suci tersebut dengan kain putih.
Kelebihannya apabila kita telah salat di Raudhah maka kita akan keluar melewati makam Nabi Muhammad SAW dari posisi yang terdekat.
Sama dengan seperti Masjidl Haram, di setiap sudut dan tiang Masjid Nabawi terdapat Alquran yang diperuntukkan para jamaah.
Pada setiap jalan masuk jiga terdapat air zam-zam yang tersedia di dalam tabung besar.
Tak jauh dari kompleks Masjid Nabawi juga terdapat
Museum Al Quran Madinah.
Nama resminya adalah The Holy Quran Exhibition yang terletak di depan Gerbang No 5 di sisi selatan Masjid Nabawi.
Museum tersebut menyimpan koleksi Al Quran yang ditulis dengan tinta emas, Alquran dari berbagai dinasti kekhalifahan.
Juga tak ada salahnya, mengunjungi Jannatul-Baqī‘ yang merupakan pemakaman utama yang terletak di Madinah, Arab Saudi.
Lokasi pemakaman tersebut berseberangan dengan Masjid Nabawi di mana Nabi Muhammad dikebumikan. Di sini banyak terdapat makam keluarga serta sahabat Nabi Muhammad SAW.
Demikianlah sekelumit cerita tentang kompleks Masjid Nabawi, Madinah. Sebuah masjid suci, saksi kegemilangan Nabi Muhammad SAW.
(gov/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kompleks-masjid-nabawi.jpg)