Mayat Pria Terlilit Tali Rafia Mengambang di Tepi Danau Toba, Bertato Mawar di Dada Kiri

Nelayan di Parapat Simalungun, Bilher Sirait, menemukan mayat mengambang di tepi Danau Toba, saat hendak memasang jaring ikan, Sabtu (6/7/2019).

Tayang:
Penulis: Tommy Simatupang |
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Petugas membawa mayat tanpa identitas yang ditemukan di Danau Toba Parapat ke RSUD Djasamen Saragih Siantar, Sabtu (6/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Nelayan di Parapat Simalungun, Bilher Sirait, menemukan mayat mengambang di tepi Danau Toba, saat hendak memasang jaring ikan, Sabtu (6/7/2019).

Bilher langsung melaporkan kejadian penemuan mayat pria itu ke Polsek Parapat. Mayat yang belum diketahui identitas telah dibawa ke ruang otopsi RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.

Kanit Polsek Parapat Ipda Boby saat ditemui di ruang otopsi mengatakan, mayat yang ditemukan telah membengkak dengan lidah menjulur. Mayat dengan ciri memiliki tato mawar di dada sebelah kiri ini mengambang dengan leher terikat tali rafia.

Mayat yang diperkirakan berusia 40-an tahun ini mengenakan kaus berkerah warna hitam campur krem.

"Tadi pagi ditemukan di tepi Danau Toba, tidak jauh dari Tugu Siliwangi," ungkap Ipda Boby.

Baca: Motif Lengkap Jaka Ria Bunuh Tunangan Sendiri FSL, Mayatnya Dibuang Terikat Rafia di Desa Babat

Baca: Perintahkan Stafnya Buang Sampah ke Danau Toba, Camat Haranggaol Sabolas Pasaribu Dicopot

Baca: 9 Penyadap Getah Pinus di Hutan Lindung Desa Partungko Naginjang Ditangkap

"Yang melihat pertama kali seorang warga, Bilher Sirait (66). Pas mau masang jaring ikan, dilihat mayat itu sudah mengapung,"jelasnya.

Mayat yang telah membengkak ini dievakuasi oleh tim Basarnas dari Danau Toba.

"Sampai di lokasi langsung kami hubungi tim Basarnas. Bersama tim Basarnas kami evakuasi mayatnya dari tepi Danau Toba," ujarnya.

"Identitasnya belum diketahui. Perkiraan, sudah lebih dari dua hari mayatnya itu. Kalau dugaannya, tunggu hasil otopsilah," tambahnya.

Kasat Reskrim AKP Ruzi Gusman didampingi Kanit Jahtanras, Iptu Hengky B Siahaan belum dapat menyimpulkan mayat tersebut korban kekerasan atau bukan.

“Karena kulitnya sudah terkelupas. Kalau ciri-cirinya, di dada kiri bertato bunga, usianya sekitar 50 tahun ke bawah dan belum bisa kami simpulkan karena masih diotopsi,”ujar AKP Ruzi Gusman.

AKP Ruzi mengatakan dari saku celana ditemukan uang sebesar Rp31 ribu.

“Uang Rp10 ribu tiga lembar dan pecahan Rp1000. Jika ada yang kehilangan anggota, silahkan datang ke Polsek Parapat dan Polres Simalungun. Ini nanti kami sebar infonya agar terungkap identitasnya,” pungkasnya.(tmy/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved